Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Trump Tak Akan Undang Mike Pompeo dan Nikki Haley ke Kabinetnya - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Trump Tak Akan Undang Mike Pompeo dan Nikki Haley ke Kabinetnya

WASHINGTON, DC, KOMPAS.com – Presiden terpilih AS Donald Trump pada Sabtu (11 September 2024) menolak kemungkinan memasukkan mantan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan mantan Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley ke dalam Kabinetnya. .

Read More : Video Perlihatkan 2 Perawat Melindungi Bayi Saat Gempa Myanmar Guncang China

Pompeo dan Haley adalah dua tokoh penting dari masa jabatan pertama Trump di Gedung Putih.

Presiden Trump baru-baru ini mengumumkan di situs media sosial Truth Social bahwa dia tidak akan mengundang mereka ke kabinetnya di tengah spekulasi mengenai komposisi menterinya.

Baca juga: Biden dan Trump dijadwalkan bertemu di Gedung Putih Rabu depan.

Pada Juli 2024, Pompeo mengumumkan rencana besar untuk mendukung Ukraina dengan mengirimkan lebih banyak senjata dan menyerang sektor energi Rusia.

Menurut para analis, hal ini bertentangan dengan pernyataan tim kampanye Trump.

Trump telah berulang kali menyombongkan diri bahwa ia dapat mengakhiri perang di Ukraina dalam 24 tahun pertama masa jabatannya dan mengkritik dukungan AS terhadap Kiev.

Sementara itu, Haley merupakan lawan Trump dalam pemilihan pendahuluan Partai Republik tahun ini, namun mendukung Trump setelah kalah.

Haley juga secara eksplisit mengkritik Trump, memintanya untuk tidak menangisi Kamala Harris, calon presiden dari Partai Demokrat pada Agustus 2024.

Read More : GLOBAL NEWS Ada Tujuan Apa Mantan Presiden Filipina Duterte Maju dalam Pemilihan Wali Kota?

Baca juga: Pasca Kemenangan Trump, Kekayaan Orang Terkaya di Dunia Meningkat Rp 1 Triliun.

“Saya sangat menghargai kerja sama kami sebelumnya dengan mereka dan ingin mengucapkan terima kasih atas pengabdian mereka kepada negara kami,” kata Trump seperti dikutip AFP.

Presiden Trump sejauh ini hanya menunjuk satu anggota kabinetnya: manajer kampanyenya, Suzy Wiles, sebagai kepala staf Gedung Putih.

Wiles disebut sebagai bayi es oleh Presiden Trump karena sikapnya yang tenang. Ia juga menjadi perempuan pertama yang menduduki posisi kabinet.

Baca juga: Presiden Palestina siap mengupayakan perdamaian di Gaza jika Trump menyerukan. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *