LONDON, sp-globalindo.co.id – Universitas Edinburgh di Inggris baru-baru ini mengeluarkan pedoman bagi mahasiswa dari keluarga kaya, dengan menekankan bahwa mereka harus berhenti pamer kepada teman-teman yang berlatar belakang berpenghasilan rendah.
Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kampus yang inklusif dan mengurangi kerugian sosial dan ekonomi, khususnya bagi mahasiswa yang diterima melalui proses partisipatif.
Program ini menurunkan persyaratan masuk bagi siswa dari latar belakang kurang mampu.
Baca juga: Tes Mahasiswa Kedokteran asal Amerika yang Makan 720 Butir Telur dalam 28 Hari
Menurut NDTV, panduan tersebut memuat banyak poin, antara lain tidak terjerumus ke dalam kesombongan, menghindari anggapan bahwa setiap orang memiliki latar belakang yang sama, menghilangkan konsep antara kekayaan dan kecerdasan atau kerja keras, serta fokus pada kepentingan dan keinginan seseorang dibandingkan latar belakang sosialnya.
Universitas Edinburgh juga telah mengumumkan rencana untuk memberikan pelatihan bias aksen kepada staf menyusul laporan dari mahasiswa yang merasa dikucilkan atau dipermalukan karena karakteristik bicara yang berbeda.
Menurut universitas tersebut, mahasiswa dengan latar belakang sosial ekonomi kelas menengah sering kali merasa tidak cocok di kampus, yang sebagian besar mahasiswanya berasal dari keluarga kaya.
Baca Juga: Kisah 4 Mahasiswa Indonesia di Washington, D.C. yang Memilih Pilpres AS 2024
Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai kesenjangan sosial di universitas-universitas Inggris, dengan sekitar 40 persen siswa di Edinburgh berasal dari sekolah swasta, sementara siswa dari keluarga kurang mampu tetap menjadi minoritas. Dengarkan berita terpenting dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran media favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp sp-globalindo.co.id: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.