Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Video Detik-detik Ban Truk Meledak, Kelebihan Beban Jadi Penyebab - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Otomotif

Video Detik-detik Ban Truk Meledak, Kelebihan Beban Jadi Penyebab

JAKARTA, KOMPAS.com – Video ban truk pecah saat melaju menjadi viral di media sosial. Akibat ledakan tersebut, orang-orang yang berada di dekatnya mengalami luka-luka.

Read More : Ada Insentif Tol Gratis Baru untuk Arus Balik Lebaran 2025

Dalam video viral baru-baru ini yang diunggah akun Instagram @dashcamindonesia, terlihat ban belakang truk tiba-tiba pecah saat melaju pelan.

Baca juga: Ingatlah bahwa Mengemudi Truk Selalu Berbahaya

Uji kendaraan PT Gajah Tunggal Tbk Zulpata Zainal mengatakan ban bisa meledak, terutama pada ban kendaraan komersial atau niaga. Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan hal ini.

Tekanan udaranya jauh lebih tinggi dari batas tekanan yang diperbolehkan. Biasanya pengguna meningkatkan tekanan udara di kendaraan niaga dibandingkan dengan beban yang dibawanya, kata Zulpata saat dihubungi Kompas.com, baru-baru ini.

“Hal ini biasa dilakukan, namun jika tekanan angin berlebihan sangat berbahaya, yang pada akhirnya akan mengurangi umur ban bahkan bisa meledak,” kata Zulpata.

Baca Juga: Penyebab Ban Truk dan Apa yang Diharapkan Saat Berkendara

Pertambahan berat badan, beban berlebih, beban berlebih yang jauh dari normal juga bisa menjadi penyebabnya.

“Meskipun semua produsen ban telah merancang ban untuk kelebihan beban atau ‘Faktor Keamanan’, namun ada batasannya,” kata Zulpata.

Read More : Syarat Subsidi Berubah, Selis Alami Pergantian Kelas Konsumen

Suhu ban sangat panas. Untuk ban komersil memang perlu diperhatikan suhu bannya, kata Zulpata.

Lalu, menurut Zulpata, faktor terakhir adalah kondisi ban. Misalnya ban gundul, banyak bercak, ada benda asing seperti kerikil, batu, benda tajam, dan lain-lain.

Selain itu, ada faktor lain yang dapat menyebabkan ban pecah pada kendaraan niaga.

“Yang dipasang dua set ban, berbeda karena ukurannya berbeda atau tidak bersamaan diganti, atau karena beda merek. Toh, satu ban lebih banyak menahan beban roda,” kata Zulpata.

Selain itu, jarak tanam ban yang terlalu sempit (twin spacing) juga dapat menyebabkan dinding ban berbenturan, ban saling bertabrakan, dan ban kempes, kata Zulpata. Dengarkan berita terbaru kami dan pilih langsung di perangkat seluler Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan aplikasi WhatsApp sudah terinstal.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *