Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

NEWS INDONESIA WHO Setujui Tes Diagnostik Mpox Pertama untuk Penggunaan Darurat, Begini Sistemnya - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

NEWS INDONESIA WHO Setujui Tes Diagnostik Mpox Pertama untuk Penggunaan Darurat, Begini Sistemnya

JENEWA, KOMPAS.com – WHO memberi wewenang kepada Abbott Laboratories untuk melakukan tes diagnostik mpox untuk penggunaan darurat pada Kamis (10/3/2024).

Read More : Di Pidato Pelantikan, Donald Trump Janji Ingin Tancapkan Bendera AS di Planet Mars

Ini merupakan persetujuan pertama WHO dengan tujuan meningkatkan kapasitas pengujian di negara-negara yang terdampak wabah penyakit.

Menurut Pusat Pengendalian Penyakit Uni Afrika, lebih dari 800 orang telah meninggal di seluruh Afrika akibat mpox.

Baca selengkapnya: Australia mengalami peningkatan kasus Mpox

Penyakit ini telah resmi terdeteksi di 16 negara. Tes PCR waktu nyata

WHO menjelaskan, tes Alinity m MPXV yang disetujui merupakan tes PCR real-time untuk mendeteksi DNA virus Mpox dari usapan kulit manusia. 

“Tes ini dirancang untuk digunakan oleh personel laboratorium klinis terlatih,” kata WHO, seperti dikutip Reuters.

WHO menambahkan bahwa pihaknya sedang mengevaluasi tiga tes diagnostik mpox baru untuk penggunaan darurat dan juga sedang berdiskusi dengan produsen lain untuk memperluas ketersediaan alat tes mpox.

“Tes diagnostik mpox pertama yang terdaftar di bawah Prosedur Penggunaan Darurat (EUL) ini merupakan langkah penting dalam memperluas ketersediaan tes di negara-negara yang terkena dampak,” kata Yukiko Nakatani, Wakil Direktur Majelis Umum WHO untuk akses terhadap obat-obatan dan produk kesehatan.

Pada bulan Agustus, WHO meminta produsen untuk mengirimkan produk mereka untuk tinjauan darurat dan berdiskusi dengan mereka mengenai perlunya diagnostik yang efektif, khususnya pada kelompok berpenghasilan rendah.

Read More : Rusia Maju Lebih Jauh di Ukraina Timur, Rebut Desa Garis Depan

Proses EUL melibatkan penilaian risiko vaksinasi, tes, dan perawatan yang tidak sah untuk mempercepat ketersediaannya jika terjadi keadaan darurat kesehatan masyarakat.

Baca selengkapnya: Kementerian Kesehatan: Perlunya pengobatan jika terjadi infeksi Mpox

Organisasi Kesehatan Dunia sendiri menyatakan mpox sebagai darurat kesehatan global untuk kedua kalinya dalam dua tahun pada bulan Agustus, menyusul wabah di Republik Demokratik Kongo, yang menyebar ke Burundi, negara tetangga Uganda dan Rwanda.

Ada dua jenis mpox yang banyak ditemui, yakni varian clade I yang terdapat di sebagian Afrika Barat dan Tengah, serta tipe baru clade Ib yang menjadi perhatian global.

Swedia, Thailand dan India telah mengkonfirmasi kasus virus clade Ib, selain Republik Demokratik Kongo dan negara-negara tetangga.

  Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *