Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Zelensky: Perang Dapat Berakhir jika Ukraina di Bawah NATO - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Sports

Zelensky: Perang Dapat Berakhir jika Ukraina di Bawah NATO

KYIV, KOMPAS.com – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengusulkan agar wilayah Ukraina berada di bawah NATO. Tujuannya adalah untuk mengakhiri perang dengan cepat.

Read More : Megawati Antar Red Sparks ke Rekor Klub, Pelatih Beri Pujian Tinggi

Seperti dilansir BBC, Sabtu (30/11/2024), Zelensky menyatakan akan setuju menjadi anggota NATO, jika seluruh Ukraina diizinkan menjadi anggota NATO, dalam batas yang disepakati dunia.

Kemudian Ukraina dapat mencoba merundingkan pengembalian wilayah yang berada di bawah kendali Rusia “melalui diplomasi,” katanya.

Baca juga: Rusia Kembalikan Jenazah 502 Tentara Ukraina yang Tewas di Medan Perang

Namun rekomendasi ini sangat teoritis. Seperti yang diungkapkan Zelensky, belum ada yang mengajukan usulan seperti itu.

Apakah NATO akan mempertimbangkan langkah tersebut masih sangat dipertanyakan.

“Ukraina tidak pernah mempertimbangkan usulan seperti itu karena tidak ada yang memberikannya kepada kami secara resmi,” kata Zelensky.

Oleh karena itu, NATO harus memberikan perwakilan kepada semua negara, termasuk wilayah yang saat ini berada di bawah kendali Rusia.

“Anda tidak bisa memberikan undangan hanya ke satu bagian negara saja. Mengapa? Karena dengan begitu Anda akan memahami bahwa Ukraina hanyalah bagian dari Ukraina, dan bagian lainnya adalah Rusia,” ujarnya.

Banyak orang mengusulkan gencatan senjata, namun tidak ada cara untuk mencegah Rusia menyerang lagi. Jadi rekonsiliasi itu sangat berbahaya.

Read More : Buntut Tewasnya Tahanan Polresta Palu, Anggota DPR Imbau Kapolda Sering Cek Ruang Tahanan

“Hanya anggota NATO yang bisa memberikan jaminan seperti itu,” kata Zelensky.

Presiden Ukraina mengatakan dia yakin perang bisa berakhir tahun depan jika sekutu Ukraina menunjukkan keberanian.

Baca Juga: Ukraina: Usai Tembakkan 90 Rudal, Rusia Tembak Jatuh 132 Drone

Laporan menunjukkan bahwa diskusi tentang apa yang disebut keanggotaan NATO gaya Jerman Barat yang diberikan kepada negara yang terpecah belah telah berlangsung selama lebih dari setahun di Eropa Barat.

Namun, belum ada rencana resmi yang disampaikan.

Saat kampanye pemilihan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump berjanji akan mengakhiri perang dalam waktu 24 jam.

Orang-orang terdekatnya, seperti Wakil Presiden terpilih JD Vance, telah mengisyaratkan adanya kemungkinan rekonsiliasi bagi Ukraina melalui pengalihan kekuasaan di Donbass dan Krimea.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *