Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

2 Tentara Korea Utara Tertangkap Kini Diinterogasi, Ukraina: Dunia Harus Tahu - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Sports

2 Tentara Korea Utara Tertangkap Kini Diinterogasi, Ukraina: Dunia Harus Tahu

KYIV, KOMPAS.com – Ukraina saat ini sedang menyelidiki dan menginterogasi dua pria yang dikatakan sebagai tentara Korea Utara. Dua tentara ditangkap dan terluka.

Ini bukan pertama kalinya Kyiv mengklaim telah menangkap tentara Korea Utara selama serangan Kursk, namun Kyiv sebelumnya belum melaporkan siapa pun yang diinterogasi.

Sebelumnya, Ukraina telah menangkap beberapa orang pada bulan Desember, namun mereka meninggal karena luka serius.

Baca Juga: 10 Tentara Ukraina Membelot Saat Latihan di Prancis

“Pasukan kami menangkap tentara Korea Utara di wilayah Kursk. Dua tentara yang terluka diselamatkan dan dibawa ke Kyiv untuk berbicara dengan penyelidik SBU,” tulis Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di media sosial, lapor AFP, mengutip AFP. Sabtu (11). /1/2025).

Dinas keamanan SBU memberikan sedikit rincian tentang interogasi terhadap kedua pria tersebut, yang digambarkan sebagai tentara berpengalaman.

Namun salah satu dari mereka mengaku dikirim ke Rusia untuk pelatihan dan bukan untuk perang.

Terkait hal ini, Ukraina belum memberikan bukti apapun bahwa pria tersebut adalah warga negara Korea Utara.

Dalam video yang dirilis SBU, terlihat dua pria berpenampilan Asia di ranjang rumah sakit, satu dengan lengan diperban dan satu lagi dengan rahang terikat. Seorang dokter di pusat penahanan mengatakan pria kedua juga mengalami patah kaki.

Baca Juga: Zelensky Optimis Trump Bisa Akhiri Perang Ukraina

Ukraina sebelumnya mengatakan Korea Utara telah mengerahkan ribuan tentara untuk mendukung militer Rusia, termasuk di wilayah perbatasan Kursk, tempat Ukraina melancarkan serangan mendadak pada Agustus tahun lalu.

Zelensky mengatakan pada akhir Desember bahwa pihaknya menangkap beberapa tentara Korea Utara yang terluka parah yang kemudian meninggal.

Dia mengatakan pada hari Sabtu bahwa akan sulit untuk menangkap warga Korea Utara yang sedang berperang karena Rusia dan pasukan Korea Utara lainnya terluka.

Rusia dan Korea Utara melakukan segala yang mereka bisa untuk menyembunyikan bukti keterlibatan negara lain dalam perang melawan Ukraina.

Ia mengatakan para tawanan perang tersebut akan dipublikasikan ke media karena dunia perlu mengetahui apa yang sedang terjadi.

“Tahanan perang Korea Utara yang pertama kini berada di Kiev,” tulis Menteri Luar Negeri Ukraina Andriy Sibyga di X, menyebut mereka tentara reguler DPRK, bukan tentara bayaran.

“Kita memerlukan tekanan maksimal terhadap rezim di Moskow dan Pyongyang,” tulisnya.

Kedua tentara yang ditangkap tersebut diketahui tidak bisa berbahasa Rusia atau Ukraina, namun berkomunikasi melalui penerjemah Korea.

SBU juga menginformasikan bahwa upaya ini dilakukan bekerja sama dengan Badan Intelijen Nasional Korea Selatan.

Baca juga: Ukraina: Rusia akan kehilangan 430.000 tentara pada tahun 2024

Video SBU juga tidak memperlihatkan orang-orang berbicara bahasa Korea. Dengarkan berita terkini dan cerita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *