sp-globalindo.co.id – Asam urat merupakan salah satu penyakit yang menimbulkan rasa nyeri dan peradangan pada persendian. Masalah ini biasanya bisa diatasi dengan obat pereda nyeri dan obat penurun asam urat.
Selain obat, ada beberapa bahan alami yang bisa digunakan untuk mengurangi gejala asam urat.
Baca juga: Apakah Asam Urat Dapat Merusak Ginjal? Berikut ikhtisarnya…
Dikutip dari Healthline dan Verywell Health, berikut beberapa rekomendasi pengobatan alami untuk menurunkan asam urat dengan cepat: Ceri
Ceri diketahui kaya akan antioksidan yang mampu membantu menurunkan kadar asam urat dalam tubuh.
Anda bisa memakannya langsung atau dibuat jus. Disarankan untuk mengonsumsi setengah cangkir buah ceri setiap hari untuk hasil yang optimal. jahe
Jahe memiliki sifat anti inflamasi yang dapat meredakan nyeri akibat asam urat.
Ada beberapa cara untuk memanfaatkannya, yaitu dengan mencampurkannya ke dalam masakan, membuat minuman herbal, dan menggunakannya untuk mengompres area yang sakit.
Cara membuat kompres jahe cukup sederhana. Anda hanya perlu merebus air dengan satu sendok makan jahe segar yang diparut. Kemudian basahi kain tersebut dengan air matang, dinginkan dan tekan bagian yang sakit selama 15-30 menit. Campuran cuka sari apel, jus lemon dan kunyit
Kombinasi bahan ini sering digunakan sebagai pengobatan asam urat alami.
Caranya, campurkan jus setengah lemon, dua sendok teh kunyit, dan satu sendok teh cuka sari apel ke dalam segelas air hangat. Minum ramuan ini dua hingga tiga kali sehari untuk mendapatkan manfaat maksimal.
Baca Juga: Bunga Kacang Kupu Apakah Bisa Menyembuhkan Asam Urat? Seledri
Seledri dan bijinya diketahui efektif menurunkan kadar asam urat. Anda bisa mengkonsumsinya mentah, jus atau ekstrak.
Seledri juga membantu mengurangi peradangan dan mendukung fungsi ginjal. Gila
Kacang mengandung asam lemak omega-3, vitamin E dan K yang dapat mengontrol kadar asam urat.
Penderita asam urat dapat mencoba mengonsumsi kacang kenari, almond, dan kacang mete untuk meringankan keluhannya.
Lentil dan kacang-kacangan juga bisa dimakan karena kandungan seratnya yang tinggi mengikat asam urat di usus sehingga mengurangi risiko serangan asam urat berulang.
Selain mengonsumsi beberapa makanan di atas, sebaiknya batasi juga asupan makanan tinggi purin, seperti jeroan, daging merah, makanan manis, dan minuman beralkohol. Dengarkan berita dan rangkuman terkini langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp sp-globalindo.co.id: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.