Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

NEWS INDONESIA Andi Widjajanto Sebut Jokowi Punya Etos Kerja Tinggi, Anak Buah sampai Pontang-panting - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Nasional

NEWS INDONESIA Andi Widjajanto Sebut Jokowi Punya Etos Kerja Tinggi, Anak Buah sampai Pontang-panting

JAKARTA, KOMPAS.com – Mantan Sekretaris Kabinet Andy Widjajanto menilai Presiden Joko Widodo adalah pemimpin yang memiliki etos kerja tinggi. 

Sebagai orang terdekat Jokowi, Andi mengaku paham betul betapa sulitnya etos kerja tinggi Jokowi bagi para pembantunya.

Hal itu disampaikan Andy pada Selasa (8/10/2024) pada seminar nasional “Evaluasi Kebijakan Pemerintah Presiden Joko Widodo Bidang Politik, Keamanan, Ekonomi dan Media” di Perpustakaan Nasional Jakarta, Republik Indonesia.

Saya sudah lama bekerja sama dengan Pak Jokowi. Pak Jokowi adalah pemimpin ideal, pemimpin yang bekerja, dan pemimpin yang benar-benar bekerja pada bawahannya untuk mengabdi padanya, kata Andy Widjajanto.

Baca juga: Jokowi yang Tadi Disambut SBY, Kini Akan Sambut Prabowo di Istana

Pada masa jabatan pertama Jokowi, Seskab secara khusus menjelaskan bagaimana Jokowi di Istana mempersiapkan pekerjaannya ketika hari mulai bekerja.

Staf Istana, kata Andi, menghubungi Jokowi setiap pagi untuk menanyakan agenda hari itu.

“Dan itu terjadi 24 jam sehari, 7 hari seminggu, tidak peduli itu Natal atau hari libur, tidak ada hari libur,” ujarnya.

Kalau dipikir-pikir, Andy pun menilai Jokowi adalah pemimpin ideal dengan etos kerja yang sangat tinggi.

Baca juga: Makan Malam Bareng Prabowo, Jokowi: Tak Lebih dari Dua Jam

Namun, ia heran etos kerja tinggi yang dimiliki Jokowi tidak membuahkan hasil bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia, bahkan pertumbuhan mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Makanya saya selalu berpikir begitu. Pak Jokowi dengan karakter pekerja keras seperti itu sangat ideal bagi saya. Sulit mencari pemimpin yang memiliki etos kerja seperti itu, jadi kok pembangunan ekonomi tidak pernah melampaui SBY. Apa yang terjadi? kata mantan Gubernur Lembaga Keberlanjutan Nasional (Lemhannas) ini.

“Jadi sepertinya permasalahannya tidak unik, ada hal-hal struktural yang perlu kita selesaikan karena etos kerja Pak Jokowi belum menyebabkan pertumbuhan ekonomi kita dalam 10 tahun rata-rata melebihi SBY, apalagi Pak Harto,” imbuhnya. Penasihat senior Lab 45.

Baca juga: Menneg Pratikno: Pak Jokowi Sudah Kerja Keras 10 Tahun

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata pertumbuhan ekonomi pada masa SBY mencapai 6 persen per tahun, dan puncak pertumbuhannya adalah 6,5 persen pada tahun 2011.

Sedangkan pertumbuhan ekonomi Jokowi tidak pernah mencapai 6 persen. Pada tahun pertama kepemimpinan Jokowi pada tahun 2015, pertumbuhan ekonomi mencapai 4,79 persen.

Pada tahun 2016, indikator ini sedikit meningkat menjadi 5,02%, kemudian pada tahun 2018 menjadi 5,17%, dan pada tahun 2023 menjadi 5,05%.

Selain itu, Andi mengatakan selama 10 tahun terakhir Jokowi fokus pada pengembangan sumber daya manusia dan pendidikan dibandingkan pembangunan infrastruktur. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *