Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Anggota DPR Usul Jaksa Agung Diberi Gelar "Bapak Restorative Justice Nasional" - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Lifestyle

Anggota DPR Usul Jaksa Agung Diberi Gelar “Bapak Restorative Justice Nasional”

JAKARTA, KOMPAS.com – Anggota Komisi III DPR Stevano Rizki Adranacus mengatakan Kejaksaan (Kejagung) merupakan salah satu lembaga penegak hukum yang kerap menerapkan prinsip restorative justice kepada masyarakat kecil untuk mencari keadilan.

Ia mengungkapkan, aktivitas Kejaksaan Agung di bawah Jaksa Agung ST Burhanuddin dinilai proaktif dalam mengedepankan keadilan restoratif sehingga mengubah penanganan perkara pidana yang melibatkan masyarakat kelas bawah.

“Pak (Jaksa Agung) selalu menekankan bahwa semua jaksa harus mengedepankan restorative justice dalam memvonis perkara terhadap rakyat kecil,” kata Stevanos saat rapat kerja Komisi III DPR dengan Jaksa Agung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. Rabu (13-11-2024), lapor Antara.

Baca juga: Banyak Anggota DPR yang mempertanyakan Jaksa Agung soal kasus Tomas Lembongo

Ia juga menyatakan, kegiatan Kejaksaan patut diapresiasi dan ditiru oleh aparat penegak hukum lainnya. Ia juga mengusulkan agar Jaksa Agung diberi gelar “Bapak Nasional Keadilan Restoratif”.

Apalagi, menurut Stevan, Burhanuddin juga kerap menunjukkan keberanian dan keteguhan dalam mengusut kasus-kasus korupsi besar sehingga menyelamatkan perekonomian negara dari kemungkinan kerugian.

Ia menambahkan, kepemimpinan Jaksa Agung telah menunjukkan dua hal positif, yaitu kemanusiaan dan keteguhan hati yang dapat diterapkan secara proporsional.

Stevano mengaku setuju dengan pendekatan penegakan hukum yang dilakukan Jaksa Agung saat ini, yang mengutamakan keadilan bagi masyarakat bawah dan ketangguhan bagi masyarakat atas.

Kendati demikian, ia tetap memberikan masukan kepada Jaksa Agung Burhanuddin agar Kejagung bisa lebih maju ke depannya, terutama dalam mengawal kebijakan terkait pangan dan perekonomian yang menjadi fokus Presiden Prabowo Subianto.

“Pesan kami agar Kejaksaan benar-benar bisa memantau dan mendukung kebijakan mulia Presiden ini, karena tidak bisa dipungkiri pasti akan banyak trial and error di bidang ini, sehingga kami berharap bisa bijak dan bijaksana. dalam pengawasan mereka terhadap kebijakan.” di luar,” kata seorang anggota dewan Nusa East Southeast (NTT).

Baca juga: Jaksa Agung Bantah Politisasi dan Pastikan Kasus Tomas Lembongo Diusut Tuntas

Selain itu, ia mengusulkan hukuman tidak hanya dari segi hukum, karena tidak semua pelaku berniat melakukan kejahatan.

“Jangan hanya pendekatan hukum dalam penjatuhan hukuman. Siapa tahu di daerah ini banyak pelaku kejahatan yang tidak punya niat buruk, tapi hanya karena ketidaktahuan akhirnya dihukum,” ujarnya. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *