Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Apa yang Terjadi kalau Mobil Minum BBM Tidak Sesuai Rekomendasi? - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Lifestyle

Apa yang Terjadi kalau Mobil Minum BBM Tidak Sesuai Rekomendasi?

JAKARTA, KOMPAS.com – Keempat kendaraan telah mengeluarkan rekomendasi jenis bahan bakar (BBM) yang benar. Pemilihan jenis bahan bakar dan tekanannya disesuaikan, agar pembakaran di ruang mesin berlangsung dengan baik.

Artinya, terkadang pemilik mobil mengabaikan hal tersebut, yakni dengan menggunakan bahan bakar dengan nilai oktan rendah. Alasannya untuk menghemat uang mengingat harga bahan bakar saat ini sangat mahal.

Lantas, penggunaan jenis bahan bakar yang salah akan berdampak buruk pada mobil?

Baca Juga: Bocoran Soal Mobil Listrik Hyundai, Line Kona N?

Widodo yang merupakan pemilik bengkel AD Oya di Jalan Sulaiman, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mengatakan penggunaan bahan bakar yang buruk dapat menyebabkan mesin mobil mati.

Sederhananya, gelitik merupakan kondisi ketika pembakaran pada mesin tidak berjalan dengan baik. Bahan bakar akan terbakar dalam waktu tertentu sesuai dengan sistem mesinnya, masalah terjadi bila pengapiannya kurang baik.

Biasanya mesin mobil akan knock atau knock. Kalau begitu, pemilik mobil bisa mengganti bahan bakar dengan oktan lebih tinggi atau menaikkan oktannya. Kata orang yang disapa Dodo itu kepada Kompas.com, Kamis (28/11/2024).

Lanjut Dodo, jika mesin tidak berfungsi saat menggunakan bahan bakar RON 90 (seperti Pertalite), pemilik mobil bisa menaikkan oktan menjadi RON 92 (Pertamax) untuk menghilangkan gejala knocking.

Tapi kalau pindah ke oktan lebih tinggi, mesinnya masih keras sehingga harus dibersihkan (proses pembersihan lapisan karbon dan penghematan ruang bakar mesin mobil),” kata Dodo.

Baca juga: Ducati Yakin Duet Bagnaia dan Marquez Makin Kuat di MotoGP

Di sisi lain, Suparna, Kepala Bengkel Auto2000 Pramuka menambahkan, mesin yang bocor bisa bertambah parah jika dibiarkan berjalan dan tidak dirawat dengan baik.

“Mesin knocking terjadi karena banyak karbon yang menumpuk di ruang bakar. Keadaan ini mengurangi keawetan komponen,” kata Suparna.

Penyebabnya, saat terjadi ledakan, kerja mesin akan menjadi berat karena ada sesuatu yang berbeda yang terjadi di jantung.

“Kemudian hal itu memperpendek umurnya karena hal itu terus merugikannya.” Pengerjaan piston, link, dan bagian lain lebih berat sehingga kurang awet dan bisa memperpendek umur mesin,” ujarnya. Ponsel Pilih saluran perpesanan favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https:// www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *