Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Arkeolog Temukan Rute Migrasi Manusia Purba dari 150.000 Tahun Lalu - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Arkeolog Temukan Rute Migrasi Manusia Purba dari 150.000 Tahun Lalu

DUSHANBE, KOMPAS.com – Para arkeolog menemukan situs kuno yang baru digali di Tajikistan. Tempat ini merupakan jalur migrasi orang-orang zaman dahulu sejak berusia 150.000 tahun yang lalu.

Menurut para peneliti, situs arkeologi tersebut berperan penting dalam migrasi dan perkembangan masyarakat kuno Asia Tengah dan nenek moyang mereka.

Beberapa spesies manusia mungkin hidup berdampingan di beberapa bagian Lembah Zeravshan di Tajikistan, termasuk Homo sapiens modern, Neanderthal, atau Denisovan.

Baca juga: HRW menuduh Israel melakukan kejahatan perang karena warga Gaza terpaksa terus mengungsi

Menurut penelitian yang dimuat di jurnal Antiquity, situs tersebut mungkin merupakan jalur migrasi ke Asia, seperti dilansir The Independent, Rabu (13/11/2024).

“Ternyata Lembah Zeravshan, yang dikenal sebagai jalur Jalur Sutra pada Abad Pertengahan, merupakan perluasan besar-besaran yang dilakukan manusia jauh sebelum itu,” kata rekan penulis studi Yossi Zaidner.

Selama penggalian baru-baru ini di situs arkeologi yang dikenal sebagai Soii Havzaki, para peneliti menemukan berbagai peralatan batu, tulang binatang, dan tumbuhan purba.

Penggalian di tiga wilayah berbeda di negara ini mengungkap lapisan aktivitas manusia yang berasal dari periode berbeda antara 20.000 dan 150.000 tahun lalu.

Menurut para peneliti, sisa-sisa ini memberikan petunjuk tentang iklim dan lingkungan kuno, serta potensi mengungkap berbagai spesies manusia yang menghuni wilayah tersebut.

Para ilmuwan mengatakan sisa-sisa bahan organik yang terpelihara dengan baik, seperti kayu hangus dan tulang, menjadikan situs tersebut “luar biasa” untuk memahami lingkungan kuno di wilayah tersebut.

“Hal ini memungkinkan kami untuk merekonstruksi iklim kuno di wilayah tersebut dan memberikan harapan bahwa penggalian lebih lanjut dapat mengungkap petunjuk tentang biologi manusia di wilayah tersebut,” kata Dr Zaidner.

“Hal ini penting untuk memahami perkembangan kependudukan dan perilaku manusia di Asia Tengah,” jelasnya.

Para arkeolog percaya bahwa penggalian lebih lanjut di kawasan tersebut dapat mengungkap bagaimana populasi spesies manusia purba kemungkinan besar berinteraksi satu sama lain.

Meskipun koridor pegunungan di Asia Tengah ini mungkin merupakan titik transisi utama bagi populasi manusia prasejarah yang tersebar di wilayah yang luas.

“Kami berharap penelitian lanjutan di situs ini akan mengungkap wawasan baru tentang bagaimana berbagai kelompok manusia, seperti manusia modern, Neanderthal, dan Denisovan, mungkin berinteraksi di wilayah tersebut,” jelas Dr. Zaidner.

Baca juga: Ingin Capai Solusi Diplomatik, Kepala Badan Nuklir PBB Ada di Iran

Para peneliti berharap penelitian lanjutan di tahun-tahun mendatang akan memperdalam pemahaman tentang migrasi dan interaksi manusia di wilayah tersebut. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung ke ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *