Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Atap Beton Stasiun Kereta di Serbia Ambruk, 8 Orang Tewas - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Atap Beton Stasiun Kereta di Serbia Ambruk, 8 Orang Tewas

BELGRADE, KOMPAS.com – Sebagian atap beton di luar stasiun kereta api runtuh pada Jumat (11/11/2024) di kota Novi Sad, Serbia. Akibatnya delapan orang tewas.

Menurut Menteri Dalam Negeri Serbia Ivitsa Dacic, 8 jenazah ditemukan di bawah reruntuhan atap beton.

Delapan jenazah ditemukan, dua orang dirawat di rumah sakit, kondisi salah satunya serius, katanya, dilansir AFP.

Baca Juga: Seorang Polisi Serbia Ditembak Saat Bertugas di Perbatasan, Penjahatnya Kabur

Dalam video yang diunggah di media sosial, terlihat beberapa ambulans dan mobil pemadam kebakaran berada di lokasi kejadian.

Dua ekskavator juga terlihat menggali reruntuhan meriam. Di saat yang sama, tim penyelamat sedang mencari dua orang yang masih terjebak di bawah reruntuhan.

“Upaya penyelamatan masih terus dilakukan. Lebih dari 80 tim penyelamat dengan bantuan alat berat terlibat dalam kejadian ini,” imbuhnya.

Pasca kejadian tersebut, Lembaga Transfusi Darah di Novi Sad meminta warga untuk mendonorkan darahnya.

Diketahui bahwa stasiun kereta api di kota terbesar kedua di Serbia dibuka kembali pada bulan Juli setelah renovasi selama tiga tahun. Namun, pekerjaan konstruksi masih berlangsung di beberapa bagian stasiun.

Sementara itu, Perdana Menteri Serbia Milos Vucevic berjanji pihak berwenang akan menyelidiki penyebab kecelakaan itu.

“Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk mencari tahu siapa yang bertanggung jawab dan memastikan keamanan gedung tersebut. Namun, saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga mereka yang meninggal,” kata Perdana Menteri.

“Ini adalah Black Friday bagi kami, bagi seluruh Serbia, dan bagi Novi Sad,” katanya.

Serbian Railways mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa atap luar yang runtuh bukan bagian dari pekerjaan renovasi stasiun yang telah selesai.

“Perusahaan Kereta Api Serbia menyesali kecelakaan dan penyebabnya, dan semua rincian penyelidikan baru akan segera dirilis,” tulis perusahaan itu dalam postingan media sosial.

Baca juga: 600 Polisi Dikerahkan, Tersangka Penembakan Massal di Serbia Sudah Ditangkap

Sementara itu, sambungan kereta berkecepatan tinggi antara Novi Sad dan ibu kota Beograd akan dibuka pada Maret 2022. Lihat berita dan pembaruan terkini kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *