Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Bareskrim Tetapkan Eks Direktur Umum Pertamina Tersangka Pembelian Tanah Rasuna Epicentrum - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Nasional

Bareskrim Tetapkan Eks Direktur Umum Pertamina Tersangka Pembelian Tanah Rasuna Epicentrum

JAKARTA, KOMPAS.com — Polisi telah menetapkan mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) periode 2012 hingga 2014, Luhur Budi Djatmiko (LBD), sebagai tersangka kasus korupsi pembelian tanah seluas 4,8 hektare yang terdiri dari 23 hektare. kavling, di Kompleks Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan.

Berdasarkan hasil persidangan Selasa (5/11/2024), Luhur diduga menyalahgunakan kewenangannya dalam proses pembelian tanah.

Polisi menetapkan tersangka LBD sebagai Dirut PT Pertamina (Persero) periode 2012-2014 dalam kasus dugaan korupsi pembelian tanah PT Pertamina (Persero) di Kompleks Rasuna Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, katanya. . Wakil Direktur Reserse Kriminal Polri Kombes Arief Adiharsa dalam keterangan resmi, Rabu (6/1/2024).

Baca Juga: Razman Arif Tanggapi Gugatan Bareskrim Sebagai Tersangka Pencemaran Nama Baik Hotman Paris

Perkara ini bermula dari laporan yang diterima Bareskrim pada 19 Februari 2018 dengan nomor laporan LP/250/II/2018/Bareskrim.

Perusahaan Energi Negara tersebut saat itu dikabarkan telah menyiapkan anggaran pembelian lahan sebesar Rp 2,07 triliun dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan Pertamina (RKAP 2013) yang bertujuan untuk membangun tower d’energy dari Pertamina (PET).

Namun, dalam proses pembebasan tanah seluas 48.279 meter persegi yang terjadi antara Juni 2013 hingga Februari 2014, diduga terjadi tindakan ilegal yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rs 348.600 crore.

Nilai kerugian negara berdasarkan surat kepala dan wakil kepala BPK RI Nomor: 13/ST/II/01/2024 tanggal 12 Januari 2024 dan Surat Alokasi Penyidikan BPK RI Nomor Tortama: 28 /ST /XXI /01/2024 tanggal 16 Januari 2024, bahwa laporan hasil pemeriksaan penyidikan kerugian keuangan negara telah disampaikan oleh pemeriksa keuangan BPK RI tanggal 15 Oktober 2024 di Dittipidkor. Bareskrim Polri

Baca Juga: Bongkar Tiga Jaringan Narkoba Internasional, Bareskrim Sita Rp 869,7 Miliar

Arief mengatakan, kejanggalan tersebut terkait dengan harga pembelian yang dianggap terlalu tinggi dan aset jalan milik Pemprov DKI Jakarta tidak boleh diperjualbelikan.

“Hal ini didasarkan pada pencungkilan harga (pengeluaran yang lebih besar dari yang seharusnya) dan pengeluaran atau pembayaran yang tidak boleh dilakukan,” tegasnya.

Selain itu, Bareskrim Polri juga menemukan adanya pelanggaran terhadap berbagai aturan, seperti UU BUMN, Peraturan Menteri BUMN, serta pedoman internal Pertamina mengenai aturan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Penyidik ​​telah memeriksa 84 orang saksi, 5 orang ahli dan menyita 612 dokumen, ujarnya.

Investigasi forensik dan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga mengungkap besarnya kerugian negara, tegasnya.

Secara terpisah, Vice President Corporate Communications Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan, Pertamina menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Bareskrim terhadap Luhur Budi.

“Pertamina berharap proses peradilan dapat tetap berjalan sesuai aturan yang digunakan dengan tetap mengedepankan asas hukum praduga tak bersalah,” ujarnya.

Tegasnya, dalam pengelolaan operasional perusahaan, Pertamina senantiasa berupaya mengelola bisnis dengan prinsip transparansi dan tanggung jawab sesuai dengan Good Corporate Governance (GCG). Dengarkan berita terkini dan pilihan berita kami langsung ke ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *