Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Berapa Jumlah Zat Besi yang Disarankan untuk Anak? Ini Kata Dokter... - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Kesehatan

Berapa Jumlah Zat Besi yang Disarankan untuk Anak? Ini Kata Dokter…

KOMPAS.com – Zat besi merupakan salah satu zat gizi mikro yang sangat penting bagi proses tumbuh kembang anak.

Guru Besar Pertumbuhan dan Perkembangan Sosial Bayi dan Anak. Rene Cicartini, Sp.A(K) mengatakan, kecukupan asupan zat besi harus diperhatikan dengan serius karena berperan penting dalam berbagai fungsi tubuh anak.

Menurut Rennie, keseimbangan ideal zat besi dalam tubuh anak adalah kurang lebih 1 mg per hari. Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan tersebut, sebaiknya anak mengonsumsi kurang lebih 8-10 mg zat besi dari makanan setiap harinya, mengingat hanya 10% zat besi yang terkandung dalam makanan yang dapat diserap oleh tubuh.

“Zat besi sangat penting untuk berbagai proses enzimatik dalam tubuh, seperti produksi hormon, metabolisme sel, dan sintesis DNA. Zat besi juga penting untuk proses transportasi oksigen dan berperan penting dalam perkembangan dan struktur sistem saraf pusat.” ditulis Antara, Selasa (26/11/2024).

Baca juga: 10 Tanda dan Penyebab Kekurangan Zat Besi

Renee menjelaskan, otak sebagai pusat kendali tubuh berkembang pada trimester pertama kehamilan. Oleh karena itu, ibu hamil yang kekurangan zat besi bisa saja mengalami gangguan perkembangan otak.

“Jika calon pengantin mengalami anemia lalu hamil, berarti zat besinya masih rendah sehingga tidak bisa membantu perkembangan sel otak pada masa janin,” jelasnya.

Menurut Rennie, anemia defisiensi besi (ADB) merupakan jenis anemia yang paling banyak terjadi pada anak.

Jika tidak dikelola dengan baik, ADB dapat menghambat perkembangan kognitif, motorik, sensorik, dan sosial anak.

“Zat besi tidak hanya penting untuk membawa oksigen dalam darah, tapi juga berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh,” kata Rainey.

Di Indonesia, salah satu faktor risiko utama ADB pada anak adalah kurangnya makanan kaya zat besi. Selain itu, kurangnya pedoman atau peraturan mengenai skrining rutin status zat besi pada anak juga menjadi tantangan.

Rainey menekankan pentingnya pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) pada anak dimulai pada usia dua tahun dan dilanjutkan setiap tahun hingga dewasa.

“Jika ditemukan anemia, perlu diketahui penyebabnya dan bila perlu rujuk ke dokter spesialis,” ujarnya.

Baca juga: Mengapa Ibu Hamil Mengalami Kekurangan Zat Besi? Berikut penjelasan Dr

Ia juga menyarankan pemeriksaan kadar hemoglobin dan simpanan zat besi pada anak bertubuh pendek.

“Zat besi mempengaruhi hormon pertumbuhan yang berhubungan dengan tinggi badan,” ujarnya.

Selain skrining dini, Rennie menambahkan fortifikasi zat besi pada makanan pendamping ASI juga dapat membantu menurunkan risiko anemia pada bayi baru lahir dengan memastikan kebutuhan zat besi terpenuhi. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *