Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Bukan Hanya Masalah Gizi, Infeksi Berulang Juga Picu Stunting - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Kesehatan

Bukan Hanya Masalah Gizi, Infeksi Berulang Juga Picu Stunting

KOMPAS.com – Wijaya Lukito, ahli gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, menekankan pentingnya fokus pada faktor infeksi untuk mengatasi sembelit di Indonesia. Stunting, kata dia, tidak hanya disebabkan oleh masalah gizi, tapi juga karena infeksi yang berulang.

“Stunting disebabkan oleh tiga unsur, yaitu malnutrisi dan kurangnya penerimaan, infeksi ulang, dan kurangnya stimulasi psikososial.” Infeksi tuberkulosis (TB) masih tinggi di Indonesia. Dari sekian banyak kasus TBC, berapa banyak yang menderita anemia dan gizi buruk? Patut menjadi perhatian,” kata Vidya, dilansir Antara, Senin (25/11/2024).

Baca Juga: BKKBN Sebut Otak Anak Pingsan Bisa Terus Berkembang Hingga Usia 20-an

Ia menjelaskan, menyikapi pembangunan memerlukan analisis lebih mendalam terhadap kondisi di masing-masing provinsi.

Deteksi infeksi pada anak dan ibu hamil merupakan hal yang penting, karena infeksi dapat mempengaruhi keberhasilan perbaikan gizi.

“Kebodohan jangan hanya dilihat oleh tokoh nasional, tapi juga provinsi. Mulai saat ini kita harus lebih serius lagi. Kebodohan itu akibat dari kurang gizi kronis, jadi ada masalah dengan minum-minum. Tapi jangan lupakan infeksi, karena Banyaknya kasus diare dan TBC di Indonesia. “Kalau anak merasa ingin memperbaiki gizinya, tapi penyakitnya, perbaikan itu bisa terganggu,” tambah Vidya.

Selain itu, Vijaya juga menyebutkan pentingnya peran tenaga medis dalam memahami kondisi nyata di lapangan agar penanganan kejutan bisa lebih tepat sasaran.

“Kita belum punya data yang jelas. Misalnya kita mengukur tinggi badan anak, tapi tahukah kita penyebab stunting pada anak? Apakah diperiksa? Apakah ada kasus infeksi cacing atau TBC? Kalau TBC terdeteksi dan tidak diobati sepenuhnya. ” maka anak-anak di bawah usia lima tahun harus diskrining tambahan,” tegasnya.

Sebagai solusinya, Vijaya menyarankan agar program Pemberian Makan Gizi Gratis (MBG) diintegrasikan dengan fasilitas kesehatan seperti Puskesmas dan Badan Kesehatan Sekolah, dengan tujuan untuk mengurangi angka kelaparan.

“MBG memang bagus, namun agar efektifitasnya optimal harus diintegrasikan dengan UKS di sekolah. Di sana, siswa bisa dipantau penyakitnya seperti diare atau cacingan yang bisa mempengaruhi status gizinya,” ujarnya.

Baca juga: Nutrisi yang Tepat untuk Ibu Hamil: Kunci Utama Hindari Kejutan di Usia Muda

Sementara itu, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (NPFPA) Vihaji mencanangkan Program Aksi Keputusan Orang Tua sebagai bagian dari upaya menurunkan angka stunting.

Menurut Vihaji, peran orang tua asuh dinilai lebih efektif dalam mengatasi shock, khususnya bagi sejuta anak di Indonesia.

“Gerakan Pendidik kami hadirkan untuk mencegah satu juta anak terheran-heran di Indonesia karena negara tidak mampu menyelesaikan seluruh persoalan masyarakat.” Oleh karena itu diperlukan orang tua asuh. “Setiap orang tua asuh akan menangani sejumlah anak berdasarkan data dan menciptakan lingkungan yang sesuai,” kata Vihaji.

Program ini akan memberikan bantuan berupa sanitasi bersih dan makanan bergizi, sehingga masalah kelaparan bahkan bisa ditekan hingga nol. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://vvv.vhatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan aplikasi WhatsApp Anda sudah terinstal.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *