Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Buronan China yang Ditangkap di Bali Kumpulkan Rp 210 Triliun Lewat Skema Ponzi - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Nasional

Buronan China yang Ditangkap di Bali Kumpulkan Rp 210 Triliun Lewat Skema Ponzi

JAKARTA, KOMPAS.com – Buronan Interpol asal China LQ alias JL atau Joe Lin ditangkap petugas imigrasi di Bandara Ngurah Rai setelah terlibat skema pencucian uang Ponzi senilai Rp 210 triliun.

LQ masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Interpol dan berhasil ditangkap Direktorat Jenderal Imigrasi di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali pada 1 Oktober 2024.

“(Di negaranya), LQ dituduh mengumpulkan lebih dari 100 miliar yuan Tiongkok atau sekitar 210 triliun rupiah, dari lebih dari 50.000 korban di Tiongkok dengan janji imbalan yang tinggi dan suku bunga yang tinggi, dari 6 persen menjadi 10,1 persen, katanya. . Direktur Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kementerian Imigrasi Silmy Karim di Jakarta, Tiongkok (10 Oktober 2024).

Silmy mengatakan LQ melakukan skema investasi bodong dengan skema Ponzi yang menimbulkan kerugian besar bagi korbannya.

Baca juga: Kronologi Penangkapan Buronan Investasi Bodong China di Bali

LQ ditangkap setelah ia terlihat menggunakan teknologi pengenalan wajah di bandara saat mencoba melarikan diri menggunakan paspor Turki palsu atas nama Joe Lin.

Ia masuk Red Notice Interpol pada 27 September 2024 dan diketahui tiba di Indonesia dengan penerbangan Singapore Airlines pada 26 September 2024.

Setelah ketahuan dan ditolak pihak berwajib, LQ ditempatkan di bawah perintah perlindungan agar tidak bisa keluar Indonesia. Saat hendak melintasi gerbang mobil di Bandara Ngurah Rai, identitas LQ kembali dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Divisi Hubungan Internasional Kepolisian, Inspektur Krishna Murti, mengatakan kerja sama antara polisi dan Kantor Imigrasi sangat penting dalam menangani red notice yang dikeluarkan negara lain, termasuk pemerintah China.

Baca juga: Pengungsi asal China ditangkap usai pengenalan wajah di Bandara Ngurah Rai

Operasi ini melibatkan jaringan Interpol yang beroperasi 24/7 di seluruh titik lintas batas, termasuk bandara dan perbatasan, kata Krishna.

“Saat ini sedang dilakukan proses pemeriksaan dan upaya hukum, termasuk pertimbangan proses repatriasi antara Indonesia dan China,” tegas Krishna. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk menemukan saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *