Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Calon Pimpinan dan Dewas KPK Ingin Hapus OTT, Pukat UGM: Untuk Ambil Hati Anggota DPR - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Internasional

Calon Pimpinan dan Dewas KPK Ingin Hapus OTT, Pukat UGM: Untuk Ambil Hati Anggota DPR

JAKARTA, KOMPAS.com – Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi Universitas Gadjah Mada Zaenur Rohman menilai pernyataan pimpinan dan anggota dewan pengawas KPK yang ingin mengakhiri Operasi Penahanan (OTT) adalah salah. 

Menurut Zaenur, usulan ini dibuat hanya untuk menyenangkan anggota Komisi III DPR yang sedang menilai.

Saya lihat ini salah paham, saya hanya ingin merebut hati dan menyenangkan hati anggota DPR. Anggota DPR takut sekali dengan OTT, kata Zaenur saat ditanya, Kamis (21/11/2024).

Baca Juga: Johanis Tanak Ingin Hapus OTT dari KPK, Komisi III DPR Puji Mereka

Zaenur mengatakan, istilah Operasi Tangkap Tangan (OTT) tidak ada dalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Namun, OTT adalah istilah yang populer.

Dia mengatakan, dalam KUHAP disebutkan bahwa menangkap seseorang yang melakukan suatu pelanggaran adalah menangkap seseorang setelah melakukan korupsi.

“KPK membuat rencana, mengumpulkan informasi, menyiapkan tim, lalu melakukan apa yang dilihatnya. Kalau transaksinya dilakukan, akan dihentikan. Jadi pekerjaan ini adalah kata-kata yang diketahui, bukan kata-kata resmi,” ujarnya.

Baca Juga: Pimpinan KPK Sebut OTT Tak Bisa Dihapuskan

Sebelumnya, salah satu calon pimpinan KPK Johanis Tanak mengaku ingin mengakhiri operasi tangkap tangan (OTT) jika terpilih menjadi Ketua KPK.

Hal itu diungkapkannya dalam sesi tanya jawab pemeriksaan layak dan layak calon pimpinan KPK di Komisi III DPR RI, Selasa (19/11/2024).

“Kalau bisa minta izin biar saya jadi ketuanya, kalau tutup ya saya tutup, karena (OTT) tidak memenuhi definisi KUHAP,” ujarnya kepada anggota Dewan.

Ucapan Pimpinan KPK yang sedang menjabat itu langsung disambut tepuk tangan anggota Komisi III di seberang ruangan.

 

Baca Juga: Pilihan Pendukung Dewas KPK, Anggota DPR Sebut Tukang Becak Mungkin OTT

Wisnu Baroto yang tergabung dalam Dewas KPK mengaku merasakan hal yang sama seperti Johanis Tanak tentang perlunya keluar dari OTT KPK. Namun, dia tidak melihatnya dengan penilaian.

Menurutnya, OTT yang dipimpin KPK sudah tidak diperlukan lagi untuk pemberantasan korupsi.

Penyidik ​​Komisi Pemberantasan Korupsi, menurutnya, harus menganalisis dan mengidentifikasi kasus-kasus utama korupsi yang menimpa lembaga-lembaga pemerintahan.

Dengan berkembangnya metode yang modern, berbeda dan besar, maka metode OTT tidak bisa mengatasi hal tersebut, kata staf ahli Wakil Jaksa Agung Bidang Tindak Pidana Umum, dikutip Kompas.id.

Sekadar informasi, DPR RI melakukan pemeriksaan secara adil dan wajar terhadap calon pimpinan KPK dan calon anggota Dewas KPK selama empat hari terhitung Senin (18/11/2024) hingga Kamis (21/11/2024).

Pemeriksaan tersebut diikuti 10 pimpinan KPK terpilih dan 10 anggota Dewas KPK. DPR akan memilih lima pimpinan KPK dan lima anggota Dewas KPK yang akan menjabat selama lima tahun ke depan. Dengarkan berita dan cerita terpopuler yang kami pilih langsung di ponsel Anda. Pilih saluran favorit Anda untuk bergabung dengan saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *