Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

COP29, Negara-negara Berkembang Sebut Dana Rp 4.780 Triliun Tak Cukup Atasi Perubahan Iklim - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

COP29, Negara-negara Berkembang Sebut Dana Rp 4.780 Triliun Tak Cukup Atasi Perubahan Iklim

Kredit: Reuters/VOA Indonesia

BAKU, KOMPAS.com – Negara-negara peserta KTT iklim COP29 di Baku, Azerbaijan, Minggu (24/11/2024) sepakat mengalokasikan AS dia.

Namun sejumlah negara penerima donor mengkritik perjanjian tersebut karena jumlah tersebut dinilai tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan.

Kesepakatan tersebut, yang dicapai dalam konferensi dua minggu, bertujuan untuk memberikan dorongan bagi upaya internasional untuk membatasi pemanasan global pada tahun yang diperkirakan akan menjadi tahun terpanas dalam sejarah.

Baca juga: Rusia memasukkan wilayah Ukraina dalam laporan emisi, memicu protes COP29

Beberapa delegasi negara mendapat tepuk tangan meriah di ruang sidang pleno COP29, sementara yang lain mengkritik negara-negara kaya karena tidak berbuat lebih banyak.

Negara-negara penerima juga mengkritik tuan rumah Azerbaijan karena terburu-buru dalam melaksanakan rencana kontroversial tersebut.

“Saya menyesal mengatakan bahwa dokumen tersebut tidak lebih dari ilusi optik,” kata Chandy Raina, perwakilan delegasi India, pada sesi penutupan KTT, beberapa menit setelah perjanjian diratifikasi.

“Menurut kami, hal ini tidak akan menyelesaikan tantangan besar yang kita semua hadapi. Itu sebabnya kami menentang penerapan dokumen ini,” ujarnya.

Ketua bidang iklim PBB, Simon Stiel, mengakui negosiasi untuk mencapai kesepakatan sulit dilakukan. Namun, ia memuji hasil yang dicapai dan menyebutnya sebagai kebijakan asuransi umat manusia terhadap pemanasan global.

“Itu adalah jalan yang sulit, tapi kami bisa mencapai kesepakatan,” kata Stiell. “Kesepakatan ini akan melanjutkan pertumbuhan energi bersih dan melindungi miliaran nyawa.”

“Tetapi seperti polis lainnya, polis ini hanya akan berhasil jika premi dibayar penuh dan tepat waktu.”

Berdasarkan perjanjian tersebut, negara-negara kaya akan menghabiskan $300 miliar per tahun hingga tahun 2035, naik dari komitmen sebelumnya sebesar $100 miliar per tahun untuk pendanaan iklim pada tahun 2020.

Sasaran $100 miliar tercapai dua tahun kemudian, pada tahun 2022, dan akan berakhir pada tahun 2025.

Baca juga: AS: KTT COP28 kesempatan terakhir untuk memenuhi batas pemanasan global COP28: 117 negara menandatangani janji untuk melipatgandakan kapasitas energi terbarukan COP28 mengumumkan program tematik

Perjanjian ini juga menjadi landasan bagi pertemuan puncak iklim tahun depan di hutan hujan Amazon, Brasil, di mana negara-negara akan menyepakati aksi iklim untuk dekade berikutnya.

KTT ini langsung membahas inti perdebatan mengenai tanggung jawab keuangan negara-negara industri. Negara-negara yang penggunaan bahan bakar fosilnya secara historis menyebabkan sebagian besar emisi gas rumah kaca, diharapkan memberikan kompensasi kepada negara-negara lain atas kerusakan yang semakin parah akibat perubahan iklim.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *