Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Dampak Pernyataan Bersama RI-China 2024: Peluang, Risiko, dan Implikasi Regional - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Dampak Pernyataan Bersama RI-China 2024: Peluang, Risiko, dan Implikasi Regional

Deklarasi bersama Indonesia-Tiongkok yang dikeluarkan pada November 2024 mencerminkan paradoks strategis yang kompleks dalam dinamika politik regional Asia Tenggara.

Di satu sisi, langkah ini menunjukkan pragmatisme Indonesia dalam mengejar kepentingan perekonomian nasional. Namun di sisi lain, keputusan tersebut berpotensi mengikis landasan diplomasi yang telah dibangun Indonesia selama ini di kawasan ASEAN.

Terminologi “komunitas masa depan bersama” yang digunakan dalam deklarasi tersebut bukan hanya sekedar pilihan kata diplomatis, namun juga memiliki implikasi geopolitik yang mendalam.

Istilah ini identik dengan narasi diplomatik Tiongkok yang sering dianggap sebagai alat soft power untuk memperluas pengaruhnya di kawasan.

Pilihan Indonesia untuk mengadopsi kerangka kerja sama bilateral yang sempit dengan Tiongkok menimbulkan pertanyaan serius mengenai komitmen Indonesia terhadap prinsip Sentralitas ASEAN.

Sebagai negara ASEAN terbesar yang letaknya sangat strategis, setiap langkah diplomasi yang dilakukan Indonesia mempunyai banyak dampak terhadap dinamika kawasan.

Pernyataan bersama ini secara tidak langsung menjadi preseden yang berpotensi melemahkan posisi kolektif ASEAN terhadap semakin meluasnya pengaruh Tiongkok di kawasan, khususnya dalam konteks sengketa Laut Cina Selatan. Tantangan terhadap kredibilitas dan kedaulatan

Persoalan menjadi lebih kompleks ketika kita mempertimbangkan posisi Indonesia sebagai negara non-litigasi yang bertindak sebagai arbiter yang jujur ​​dalam sengketa Laut Cina Selatan.

Melalui pernyataan bersama tersebut, kredibilitas Indonesia sebagai mediator netral dipertanyakan.

Negara-negara ASEAN seperti Vietnam, Filipina, dan Malaysia, yang memiliki klaim teritorial yang tumpang tindih dengan Tiongkok, mungkin memandang tindakan Indonesia sebagai bentuk tantangan terhadap kepentingan kolektif ASEAN.

Selain itu, kurangnya referensi eksplisit terhadap UNCLOS sebagai kerangka hukum mendasar untuk penyelesaian sengketa maritim semakin mengaburkan situasi tersebut.

Dalam konteks Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia di perairan Natuna, pernyataan bersama ini justru berpotensi melemahkan posisi Indonesia.

Meski Indonesia bukan pihak yang berperkara dalam sengketa Laut Cina Selatan, namun tumpang tindih antara sembilan garis putus-putus Tiongkok dan ZEE Indonesia di perairan Natuna merupakan isu sensitif yang memerlukan sikap tegas.

Ketidakpastian dalam pernyataan bersama mengenai masalah tersebut dapat diartikan sebagai sikap Indonesia yang lemah terhadap klaim sepihak Tiongkok. Hal ini dapat menjadi preseden berbahaya bagi keutuhan wilayah Indonesia dan memberikan efek domino terhadap dinamika hubungan intra-ASEAN.

Di tengah kompleksitas ini, Indonesia harus melakukan manuver diplomasi secara hati-hati untuk memitigasi dampak negatif dari keputusannya.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *