Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Dampak Sering Memutar Setir Mobil Hingga Mentok - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Otomotif

Dampak Sering Memutar Setir Mobil Hingga Mentok

JAKARTA, KOMPAS.com – Seringkali pengemudi memutar setir ke posisi macet, baik saat parkir maupun saat bermanuver di jalan sempit.

Namun kebiasaan tersebut justru bisa berdampak buruk pada komponen kemudi kendaraan, apalagi jika dilakukan terus menerus.

Menurut Lung Lung, pemilik aplikasi Car Doctor, menggerakkan setir hingga terlalu lama terjebak dapat memberikan tekanan berlebihan pada sistem power steering, baik yang menggunakan teknologi hidrolik maupun elektrik.

Baca juga: Bocoran Mobil Listrik Terbaru Hyundai Kona N Line?

Kebiasaan ini meningkatkan risiko kerusakan komponen seperti pompa power steering di sistem hidrolik atau motor listrik di EPS (electric power steering system), jelas Long Long kepada Kompas.com, Kamis (28/11/2024 ). . .

Long Long menjelaskan, ketika roda kemudi diputar hingga berhenti, sistem kemudi beroperasi pada tekanan maksimum. Jika tekanan ini terus berlanjut lebih dari tiga detik, kemungkinan terjadi kebocoran pada komponen seperti seal atau selang power steering pada tipe hidrolik.

Sedangkan pada tipe elektrik, motor penggerak bisa mengalami overheat atau kehilangan tenaga secara tiba-tiba.

Selain itu, seringkali pengemudi mengabaikan suara dengungan yang terjadi saat setir dalam posisi macet.

“Suara tersebut sebenarnya merupakan peringatan bahwa sistem kemudi sedang bekerja keras. Jika diabaikan, lama kelamaan akan merusak mekanisme internal,” kata Long Long.

Untuk mencegah terjadinya kerusakan, Lung Lung menganjurkan agar pengemudi tidak membiarkan setir dalam posisi terkunci lebih dari tiga detik. Selain itu, lakukan perawatan rutin seperti penggantian oli power steering pada sistem hidrolik atau pengecekan software pada sistem EPS.

Kebiasaan berkendara yang baik dan perawatan yang rutin tidak hanya akan memperpanjang umur sistem kemudi Anda, namun juga akan menjaga kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Kemudi merupakan salah satu elemen vital yang menentukan handling sebuah mobil, sehingga penting untuk menjaga kondisinya, kata Long Long.

Baca Juga: Ducati Yakin Duo Bagnaia dan Marquez Semakin Dominasi Kejuaraan Dunia MotoGP

Dengan memahami dampak negatif dari kebiasaan sederhana seperti ini, pengemudi bisa lebih cerdas dalam mengemudikan mobilnya dan terhindar dari potensi kerusakan. Dengarkan berita terkini dan cerita pilihan kami langsung ke ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *