Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Dokter: Anak dengan Sindrom Nefrotik Kurangi Garam - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Kesehatan

Dokter: Anak dengan Sindrom Nefrotik Kurangi Garam

KOMPAS.com – Sindrom nefrotik adalah penyakit yang ditandai dengan kerusakan pada glomeruli (bagian ginjal yang bertugas menyaring darah), sehingga mengakibatkan tingginya kadar protein dalam urin.

Konsultan Nefrologi Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia – Rumah Sakit Umum Nasional Dr. Dr. Siputo Mangukusumo. Ph.D. Sudung O. Pardede Sp.A(K) menyatakan, anak penderita sindrom nefrotik disarankan membatasi asupan garam.

“Karena penderita sindrom nefrotik akan mengalami edema, maka asupan garam menjadi salah satu penyebab terjadinya edema. Oleh karena itu, untuk mengatasi edema, selain minum obat juga harus membatasi asupan garam, Rabu (6/11/). ), penulis: Antara.

Baca Juga: Pengertian Sindrom Nefrotik, Kemungkinan Penyebab Gagal Ginjal

Anak-anak dengan sindrom nefrotik mungkin mengalami pembengkakan pada kelopak mata, perut, alat kelamin, bagian belakang kaki, dan perut.

Meskipun anak-anak dengan sindrom nefrotik secara teratur mengonsumsi obat-obatan yang merangsang lebih banyak urin untuk mengurangi cairan yang menyebabkan pembengkakan, orang tua juga harus membatasi asupan garam pada anak-anak mereka untuk mengatasi pembengkakan, kata Sudong.

Jika Anda tidak membatasi asupan garam, cairan yang dikeluarkan dari tubuh bisa terperangkap sehingga pembengkakan tidak akan sembuh.

“Jadi, kurangi garam untuk sementara dan batasi lebih awal, agar bayi tidak memiliki garam di tubuhnya di kemudian hari.”

Anak-anak dengan sindrom nefrotik seringkali kurang berolahraga karena merasa tidak nyaman, kata Sudong.

Namun, orang tua tetap perlu memastikan anak meminimalkan aktivitas untuk membantu pembengkakan dan penyembuhan lebih cepat.

Sudung juga mengatakan agar orang tua memperhatikan status saluran kemih anak penderita sindrom nefrotik yang telah selesai pengobatan.

“Kalaupun sudah sembuh, tetap perlu dievaluasi apakah ada kemungkinan kambuh. Kalau kambuh, akan berobat dan tes urin (bersamaan),” imbuhnya.

Baca Juga: Sindrom Nefrotik

Menurut situs Kementerian Kesehatan, sindrom nefrotik adalah penyakit ginjal yang terjadi ketika kerusakan glomeruli mengakibatkan protein dikeluarkan melalui urin.

Kebocoran protein menyebabkan rendahnya kadar protein dalam darah (albumin). Akibatnya, cairan bisa bocor keluar pembuluh darah ke jaringan sekitarnya dan menyebabkan pembengkakan.

Penyakit ginjal ini ditandai dengan proteinuria, atau pembengkakan akibat adanya protein dalam urin, atau pembengkakan di sekitar mata, alat kelamin, perut, kaki, dan tangan;

Gejala lainnya meliputi diare, mual, kelelahan, mengantuk, kehilangan nafsu makan, dan penambahan berat badan akibat retensi cairan.

Selain membatasi asupan makanan tinggi natrium untuk membantu menjaga tekanan darah dan mencegah edema, penderita sindrom nefrotik juga disarankan untuk mengonsumsi makanan rendah lemak, terutama lemak jenuh. Dengarkan berita terkini dan pilihan terbaik kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk menonton Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *