Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

FBI Tangkap Pria China yang Bantu Korea Utara Siapkan Serangan Rahasia ke Korsel - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

FBI Tangkap Pria China yang Bantu Korea Utara Siapkan Serangan Rahasia ke Korsel

ONTARIO, KOMPAS.com – Pada Selasa (3 Desember 2024), FBI menangkap seorang pria Tiongkok yang mengaku membantu Korea Utara mempersiapkan serangan diam-diam di Korea Selatan.

Seorang pria bernama Shenghua Wen tinggal secara ilegal di Ontario, California, Amerika Serikat (AS) karena mempertahankan visanya.

Menurut Jaksa AS Martin Estrada, dia mencoba mendapatkan senjata dan peralatan militer ilegal secara ilegal.

Baca juga: Peneliti Amerika: Korea Utara Perluas Pabrik Rudalnya

Departemen Kehakiman AS mengatakan dalam tuntutan pidana bahwa Wen berkonspirasi dengan Korea Utara untuk mendapatkan barang selundupan sebelum tiba di Negeri Paman Sam sebagai pelajar pada tahun 2012.

Saat ditanyai FBI, Wen mengaku pemerintah Korea Utara menginginkan senjata, amunisi, dan perlengkapan militer lainnya untuk mempersiapkan serangan ke Korea Selatan.

Disebutkan pula, pemerintah Korea Utara membayar Wen sebesar 2 juta dolar AS (31,9 miliar rupiah) untuk mendapatkan barang tersebut.

Wen juga mengakui bahwa pemerintah Korea Utara memerintahkannya untuk mengambil seragam militer dari AS untuk menyembunyikan tentara Korea Utara saat melakukan serangan mendadak ke Korea Selatan.

Jaksa kemudian menuduh Wen mendirikan perusahaan ekspor di Texas, di mana dia memperoleh senjata api dan senjata, kemudian mengangkutnya ke Los Angeles dan memasukkannya ke dalam tas kargo dengan alasan palsu untuk dikirim ke Korea Utara pada tahun 2023.

Pihak berwenang menggerebek rumah Wen dan menyita 50.000 butir amunisi, detektor kimia canggih, dan alat pendengar yang diduga dikirim ke Korea Utara.

Baca juga: Ukraina: Sepertiga serangan Rusia pada tahun 2024 akan menggunakan rudal Korea Utara

Berdasarkan pengaduan tersebut, setelah memeriksa ponsel Wen, FBI menemukan banyak pesan antara dia dan beberapa rekan konspirator (Korea Utara) yang berisi gambar senjata dan perangkat elektronik.

Jika terbukti bersalah melanggar Undang-Undang Kekuatan Ekonomi Darurat Internasional, Wen terancam hukuman 20 tahun penjara, kata Estrada, seperti dikutip CNN.

Pejabat Departemen Kehakiman AS mengatakan penangkapan tersebut tidak ada hubungannya dengan gejolak politik internal di Korea Selatan yang berujung pada penerapan darurat militer dan bentrokan di luar parlemen.

Baca juga: Seberapa Kuat Tentara Korea Utara yang Terlibat dalam Perang Rusia-Ukraina? Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran media favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *