Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Hamas Mau Bahas Gencatan Senjata kalau Israel Tarik Pasukan dari Gaza - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Hamas Mau Bahas Gencatan Senjata kalau Israel Tarik Pasukan dari Gaza

GAZA, KOMPAS.com – Seorang pejabat Hamas mengatakan pada Rabu (30/10/2024) bahwa kelompoknya akan membahas proposal gencatan senjata jika Israel menarik pasukannya dari Gaza.

“Kami belum menerima proposal resmi yang komprehensif. “Kami siap menanggapi setiap ide atau saran hingga penarikan pasukan Israel dari Jalur Gaza.”

Ia juga menuduh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghalangi proses perdamaian demi agenda genosida, pembersihan etnis, dan pengungsian tanpa tekanan dari Amerika Serikat.

Baca juga: Hamas Tanggapi Usulan Gencatan Senjata di Gaza Secara Terbuka

Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel Yov Gallant memerintahkan tekanan militer terhadap pasukan Gaza untuk menjamin kembalinya mereka yang ditahan di Palestina selama lebih dari setahun.

“Hal terpenting di sini adalah terus memberikan tekanan sebanyak mungkin kepada Hamas, untuk menciptakan kondisi yang diperlukan guna menjamin kembalinya para sandera,” kata Kementerian Pertahanan Israel.

Pada Selasa malam (29/10/2024), Hamas membenarkan bahwa beberapa pertemuan telah digelar untuk membahas proposal baru gencatan senjata dan pertukaran tahanan atas permintaan mediator.

Pada Senin (28/10/2024), Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan tidak ada usulan gencatan senjata dua hari dan pembebasan sandera.

Kedua usulan tersebut terkait dengan usulan Presiden Mesir Abdel Fattah El Sisi pada Minggu (27/10/2024).

Baca juga: Israel-Hamas Akan Gelar Pembicaraan Gencatan Senjata di Gaza Delegasi Hamas Tiba di Rusia untuk Membahas Gencatan Senjata Perang Gaza

Amerika Serikat (AS), Qatar, dan Mesir berada dalam masalah setelah berbulan-bulan melakukan pembicaraan damai.

Washington dan Doha pekan lalu mengumumkan pembicaraan baru untuk menjajaki opsi lain untuk mengakhiri pemerintahan Presiden AS Joe Biden.

Pembicaraan Doha yang berakhir pada Senin (28/10/2024) dihadiri oleh pimpinan Mossad David Barnea, Direktur CIA Bill Burns dan Perdana Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani.

Mereka fokus pada perundingan gencatan senjata jangka pendek yang mencakup pertukaran sandera Israel dengan warga Palestina, serta meningkatkan bantuan ke Gaza.

Baca juga: Cerita Bertentangan Tentang Kematian Pemimpin Hamas Yahya Sinwar. Dengarkan berita dan pembaruan terkini kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran perpesanan favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *