Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Hari Ini, 5 Tahanan Narkoba Bali Nine Pulang ke Australia - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Hari Ini, 5 Tahanan Narkoba Bali Nine Pulang ke Australia

CANBERRA, KOMPAS.com – Lima narapidana sisa geng narkoba Australia “Bali Nine” terbang pulang ke Australia pada Minggu (15/12/2024).

Diketahui, pecandu tersebut kembali ke rumah setelah 19 tahun mendekam di penjara di Indonesia.

Menurut AFP, polisi Indonesia menangkap sembilan warga negara Australia pada tahun 2005 dan menuduh mereka mencoba menyelundupkan lebih dari 8 kg heroin dari pulau Bali.

Baca juga: Melihat Kembali Identitas Bali Nine dan Kejahatannya di Indonesia, Dua Anggotanya Tewas.

Dalam kasus yang menarik perhatian nasional terhadap undang-undang narkoba di Indonesia yang tidak mengenal ampun, dua orang konspirator dibunuh oleh regu tembak dan yang lainnya dipenjara karena penyiksaan.

“Pemerintah Australia dapat memastikan bahwa warga negara Australia Matthew Norman, Scott Rush, Martin Stephens, Si Yi Chen dan Michael Czugaj telah kembali ke Australia,” kata Canberra.

“Orang-orang ini akan mempunyai kesempatan untuk melanjutkan rehabilitasi dan rehabilitasi mereka di Australia,” katanya.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengatakan orang-orang tersebut telah kembali pada sore hari dan berterima kasih kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto atas “belas kasihannya”.

“Australia prihatin dengan masalah serius yang disebabkan oleh narkoba,” kata Albanese.

“Pemerintah akan terus bekerja sama dengan Indonesia dalam memerangi perdagangan narkoba dan kejahatan internasional,” kata media tersebut.

Baca juga: Gajah Liar Serang Wisatawan Hingga Mati di Taman Nasional Thailand

Diketahui, warga negara Australia tersebut telah mendekam di penjara Indonesia selama lebih dari 19 tahun dan sudah saatnya ia pulang.

Namun pemerintah Australia tidak membeberkan rincian perjanjian dengan pemerintah Indonesia tersebut.

Seperti disebutkan, seorang menteri Indonesia mengatakan kepada AFP bahwa kelima pria tersebut meninggalkan Indonesia saat mereka ditawan. Namun seluruh tanggung jawab atas hal-hal tersebut kini telah diambil alih oleh Australia.

Dalam perjalanan pulang, para pria tersebut ditemani oleh tiga pejabat kedutaan Australia, kata seorang pejabat Indonesia.

Pemerintah Australia mengatakan pihaknya mendukung para pria tersebut dan memberikan dukungan kepada mereka dan keluarga mereka selama mereka berada di penjara.

Pemerintah meminta jurnalis untuk menghormati privasi mereka.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *