Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Hari Ini, Kepala Keamanan Presiden Korsel Mengundurkan Diri - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Hari Ini, Kepala Keamanan Presiden Korsel Mengundurkan Diri

SEOUL, KOMPAS.com – Kepala Dinas Keamanan Presiden (PSS) Korea Selatan Park Jong-jun mengundurkan diri pada Jumat (10 Januari 2025) di tengah penyelidikan.

Dia diinterogasi karena menggagalkan upaya untuk menangkap Presiden terguling Yoon Suk Yeol. Diketahui, Presiden Yun menolak diinterogasi dan ditangkap pada pekan lalu.

Seperti dilansir Agence France-Presse, ketua PSS Park Jong-joon mengajukan pengunduran dirinya pada Jumat pagi saat dia menghadiri penyelidikan polisi.

Baca juga: Penyidik ​​Korea Selatan Tunggu Surat Perintah Penangkapan Baru untuk Presiden Yun

Penjabat Presiden Choi Sang-mok kemudian menerima keputusan tersebut, kata seorang pejabat dari Kantor Pemimpin Transisi kepada wartawan.

Keputusan itu diambil ketika penyelidik dan polisi bersiap melancarkan upaya baru untuk menangkap Yoon karena mengumumkan darurat militer setelah mendapat surat perintah penangkapan baru minggu ini.

Sebelumnya, Park mengatakan kepada wartawan bahwa jika penyelidik mencoba menangkap Yoon lagi, tidak boleh ada pertumpahan darah.

“Saya memahami banyak warga yang prihatin dengan situasi saat ini di mana lembaga-lembaga pemerintah berada dalam konflik dan konfrontasi,” ujarnya.

“Saya yakin dalam situasi apa pun tidak boleh terjadi bentrokan fisik atau pertumpahan darah,” tambahnya sebelum diinterogasi oleh Kepolisian Nasional Korea.

Yoon akan menjadi presiden Korea Selatan pertama yang ditangkap jika penyelidik berhasil menangkapnya.

Baca Juga: Dinas Keamanan Kepresidenan Korea Selatan Halangi Penyidik ​​yang Ingin Tangkap Yoon, Siapa Terlibat?

Tim hukumnya mengatakan mereka tidak akan mengajukan surat perintah tersebut saat ini.

Biro Investigasi Korupsi (CIO) menyatakan akan mempersiapkan secara matang upaya kedua untuk menangkap Presiden Yun.

Polisi mengadakan pertemuan dengan komandan mereka pada hari Jumat untuk merencanakan penangkapan baru, kantor berita Yonhap melaporkan.

Park diketahui dua kali mengabaikan permintaan polisi untuk hadir untuk diinterogasi atas tuduhan menghalangi layanan publik sejak timnya mencegah penyelidik menangkap Yoon pada 3 Januari.

PSS mengatakan bahwa Park tidak dapat meninggalkan jabatannya karena dia melindungi Yoon, namun polisi memperingatkan bahwa mereka akan mempertimbangkan surat perintah penangkapan untuk Park jika dia tidak mau diinterogasi.

Pada hari Jumat, jaksa penuntut menuduh mantan kepala intelijen pertahanan berpartisipasi dalam darurat militer dan menuduhnya melakukan pemberontakan dan penyalahgunaan wewenang.

Sementara itu, pengawal Yoon telah meningkatkan keamanan di kompleks apartemennya di Seoul dengan memasang kawat berduri dan penghalang bus.

Baca juga: Pengadilan Korea Selatan Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Presiden Yun

Tim hukum Yoon mengatakan penjaga tetap bersiaga selama 24 jam untuk upaya penangkapan lainnya meskipun ada tekanan besar. Dengarkan berita terkini dan kompilasi berita langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *