Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

IDI Sebut 3 Kondisi yang Memungkinkan Indonesia Kena HMPV - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Kesehatan

IDI Sebut 3 Kondisi yang Memungkinkan Indonesia Kena HMPV

KOMPAS.com- Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebutkan 3 kondisi yang memungkinkan Indonesia terkena wabah (outbreak) human metapneumovirus (HMPV).

“Apakah Indonesia berpotensi mengalami wabah HMPV? Saya kira tidak, tapi kalau kita abaikan atau tidak hati-hati, potensi itu tetap ada,” tulis Prof.DR.Ph.D.Antara dalam sebuah pernyataan. diskusi online di Jakarta pada Jumat (10/1/2025) PB- Erlina Burhan, SPP(K), anggota Divisi Penanggulangan Penyakit Menular IDI.

Baca juga: HMPV Tidak Potensi Menular, Risiko Kematian Akibat Covid-19 Rendah

Terkait peningkatan kasus HMPV di China, Erlina menjelaskan penyakit tersebut sudah diketahui sejak lama.

Virus ini pertama kali ditemukan pada tahun 2001 di Belanda. Penularannya mirip dengan Covid-19 dan flu, yakni melalui droplet, dengan gejala berat seperti demam, batuk, pilek, serta mengi atau sesak napas pada bayi di bawah enam bulan.

Meski tidak terlalu mengkhawatirkan, kewaspadaan terhadap potensi penyebaran HMPV di Indonesia tetap penting untuk mencegah wabah tersebut.

Menurut Erlina, meski Indonesia tidak mengalami musim dingin seperti negara subtropis, namun risiko penyebaran HMPV masih tetap ada, terutama di wilayah padat penduduk.

Mobilitas masyarakat yang tinggi di perkotaan juga menjadi faktor pendukung penyebaran virus ini.

Mobilitas yang tinggi, terutama penduduk yang sering bepergian ke luar negeri seperti Singapura, Hong Kong, China, Eropa atau Amerika, berpotensi membawa virus ini masuk ke dalam negeri, ujarnya.

Baca Juga: Waspadai HMPV: Anak-anak dan lansia merupakan kelompok paling rentan

Selain itu, Erlina menekankan pentingnya ventilasi yang baik di Indonesia. Beberapa daerah masih memiliki fasilitas yang kurang memadai, termasuk buruknya ventilasi pada bangunan modern yang menjadi tempat berkembang biaknya virus.

“Wabah bisa saja terjadi, tapi epidemi tidak. Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif baik di tingkat individu, di tingkat komunitas, maupun di tingkat pemerintah,” tegasnya.

Pada tingkat individu, masyarakat diimbau untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) seperti menjauhi orang sakit, membersihkan barang-barang yang berpotensi terkontaminasi virus, memakai masker, dan menerapkan pola hidup sehat.

Bagi kelompok rentan khususnya seperti anak di bawah 14 tahun, lansia, penderita penyakit penyerta, dan penderita dengan daya tahan tubuh lemah, penggunaan masker sangat dianjurkan, terutama di tempat keramaian.

Di tingkat masyarakat dan pemerintah, Erlina menekankan perlunya memperkuat pengawasan epidemiologi, menerapkan protokol kesehatan yang efektif, dan mengedukasi masyarakat tentang risiko dan pencegahan HMPV. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *