Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Indonesia Setuju Pulangkan 5 Anggota Bali Nine ke Australia - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Indonesia Setuju Pulangkan 5 Anggota Bali Nine ke Australia

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Indonesia sepakat memulangkan lima anggota Bali Nine yang masih buron ke Indonesia, yang dijatuhi hukuman mati di Australia.

Perjanjian ini ditandatangani oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Bapak Supratman Andi Agtas pada Sabtu (23 November 2024).

Selain pemulangan anggota Bali Nine, Indonesia juga mengupayakan ekstradisi narapidana WNI yang saat ini ditahan di Australia.

Baca Juga: Sekembalinya ke Australia, Sembilan Narapidana Asal Bali Bisa Langsung Ditangkap

Supratman mengatakan kepada Reuters: “Pada dasarnya, presiden setuju dengan alasan kemanusiaan.

Kesepakatan ini dicapai setelah Perdana Menteri Australia Anthony Albanese membahas masalah tahanan dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto di sela-sela KTT APEC di Peru, seperti yang dikonfirmasi oleh Wakil Menteri Keuangan Australia Stephen Jones pada konferensi pers, Sabtu.

Keputusan ini menyusul keputusan Indonesia sebelumnya yang mengizinkan Mary Jane Veloso, warga negara Filipina yang dijatuhi hukuman mati karena pelanggaran narkoba, menjalani sisa hukumannya di Pin Filipina.

Veloso adalah satu-satunya narapidana yang dieksekusi pada tahun 2015 setelah pemerintah Filipina memintanya untuk bersaksi melawan jaringan perdagangan narkoba dan manusia.

Namun, pemimpin Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, dieksekusi pada tahun berikutnya, sehingga memanaskan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Australia.

Menurut Bapak Supratman, Indonesia belum memiliki prosedur yang ditetapkan untuk pemindahan tahanan internasional, namun memiliki tujuan untuk melaksanakan proses tersebut secepat mungkin.

“Ini penting untuk menjaga hubungan baik dengan negara sahabat. Pak Supratman menekankan bahwa: “Namun, kita harus memastikan bahwa negara-negara mitra menghormati proses hukum Indonesia.

Baca Juga: 7 Narapidana Asing Dipindahkan dari Lapas Kerobokan, Salah Satunya Narapidana Bali Nine

Bali Nine adalah sekelompok sembilan warga Australia yang ditangkap pada tahun 2005 karena mencoba menyelundupkan heroin dari Bali.

Dari sembilan orang tersebut, satu dibebaskan pada tahun 2018, dan yang lainnya meninggal karena kanker dalam waktu satu tahun.

Baca Juga: Turki Sita 9 Ton Narkotika Selama 2 Minggu

Kembalinya 5 anggota yang tersisa diharapkan dapat meredakan ketegangan diplomatik dan memberikan landasan bagi kerja sama antar negara terkait penangkapan tahanan. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *