Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Instagram Hapus Fitur "Ikuti Hashtag", Ini Alasannya - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Tekno

Instagram Hapus Fitur “Ikuti Hashtag”, Ini Alasannya

KOMPAS.com – Aplikasi berbagi foto dan video milik Meta, akan menghilangkan kemampuan mengikuti hashtag di Instagram.

Fitur hashtag ini memungkinkan pengguna untuk mengikuti topik yang mereka minati, seperti #BTS, #Kpop, #sky, #photography, dll.

Topik tersebut sering dimasukkan oleh pembuatnya sebagai hashtag dalam artikel. Kini, konten dengan hashtag tersebut akan muncul di timeline pengguna. Namun opsi ini tampaknya telah dihapus.

Berita tentang penghapusan fitur hashtag selanjutnya pertama kali dilaporkan oleh aktivis media sosial Matt Navara di Threads. Dalam postingan tersebut, Navara memposting tangkapan layar pesan tersebut di Instagram.

Mulai 13 Desember 2024, feed atau Stories pengguna tidak lagi terlihat di timeline mereka yang berisi hashtag yang mereka ikuti. Pengguna juga tidak akan mengikuti hashtag di aplikasi.

Baca juga: Instagram berjanji akan menghapus fitur auto-update dari feed IG

Rupanya, fitur ini digunakan untuk memerangi spamming hashtag Instagram atau penyalahgunaan hashtag dan sering digunakan di luar konteks.

Pelaku spam menggunakan hashtag yang sedang tren di postingan mereka, meskipun hashtag tersebut tidak relevan. Tujuan utamanya adalah menjangkau lebih banyak akun Instagram.

Instagram dikatakan memiliki beberapa alat canggih untuk menyaring konten yang tidak relevan dalam hashtag. Namun, alat-alat ini tampaknya tidak menyelesaikan masalah, karena banyak pengguna masih menambahkan banyak postingan yang tidak terkait ke timeline mereka.

Jadi Instagram memilih untuk menghapus opsi hashtag terakhir untuk mengatasi kemarahan ini.

Pengguna tidak akan dapat menemukan konten spam, hashtag mereka bersifat kronis. Namun, pengguna malah bisa mencari hashtag yang mereka minati atau melihat konten di tab pencarian/search.

Dengan menghapus opsi hashtag berikutnya, hal ini juga dapat mendorong lebih banyak orang untuk mengikuti pembuat konten tertentu untuk menggunakan hashtag yang mereka ikuti.

Misalnya, jika pengguna sebelumnya mengikuti #tech, kini mereka akan mengikuti orang-orang yang mengulas gadget populer atau sedang tren.

Menghapus fitur ini akan menjadi langkah untuk mematikan hashtag di Instagram. Faktanya adalah hashtag masih berharga di Instagram dan membantu menghubungkan pengguna dengan konten yang relevan.

Baca juga: Akun Instagram Punya 0 Postingan Feed Trending, Kenapa?

Namun, hashtag terus kehilangan nilainya seiring berjalannya waktu. Sebab saat ini, menurut laporan dari Social Media Today, sistem/algoritma platform Instagram jauh lebih memahami konten dalam video atau gambar serta konten yang diminati pengguna.

Hal ini kemudian memungkinkan algoritme untuk terus menampilkan lebih banyak konten (film/reel) yang disukai orang berdasarkan konten tersebut.

Hashtag memainkan peran kecil dalam proses ini. Menurut Social Media Today yang dihimpun CompassTechno, Selasa (19 November 2024), hashtag tampaknya sudah mencapai titik di mana fitur ini tidak lagi bermanfaat untuk engagement dan engagement di Instagram. Terima pilihan berita dan pembaruan di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *