Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

GLOBAL NEWS Israel-Hamas Bakal Berunding Lagi untuk Gencatan Senjata di Gaza - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Internasional

GLOBAL NEWS Israel-Hamas Bakal Berunding Lagi untuk Gencatan Senjata di Gaza

KOMPAS.com – Israel dan Hamas kembali membuka ruang perundingan terkait perang Gaza. Keduanya berpartisipasi dalam pembicaraan di Qatar.

Read More : Perluas Jaringan, BYD Resmikan Diler Harmony Auto di Jakarta Barat

Upaya-upaya sebelumnya untuk mengakhiri perang, bahkan dengan mediasi Amerika Serikat, telah tertunda dan tidak berhasil.

Namun meninggalnya pemimpin Hamas Yahya Sinwar bisa menjadi momentum dimulainya kembali perundingan kedua belah pihak.

Baca Juga: Menteri Luar Negeri AS bertemu PM Lebanon di Inggris hari ini soal perang

Delegasi pimpinan Hamas yang bermarkas di Doha membahas gagasan dan usulan tersebut, kata seorang pejabat senior Hamas kepada AFP.

Dengan kata lain, Peserta gencatan senjata dengan otoritas Mesir di Gaza pada Kamis (24 Oktober 2024).

“Hamas telah menyatakan keinginannya untuk menghentikan pertempuran, namun Israel belum menyetujui gencatan senjata. untuk menarik diri dari Jalur Gaza; untuk mengizinkan para migran kembali; Pejabat itu mengatakan mereka harus menyetujui pertukaran tahanan secara drastis dan mengizinkan bantuan kemanusiaan ke Gaza. AFP mengutip ucapannya, Jumat (25 Oktober 2024).

Perundingan di Kairo adalah bagian dari upaya Mesir untuk memulai kembali perundingan gencatan senjata.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengaku puas dengan kesiapan Mesir melaksanakan perjanjian pembebasan sandera yang masih ditahan oleh Hamas di Jalur Gaza.

Setelah bertemu di Kairo, Netanyahu memerintahkan kepala agen mata-mata Israel Mossad untuk mengunjungi Qatar pada hari Minggu.

Baca: AS Berikan Bantuan Rp 2,1 T ke Palestina; Blinken memperkirakan gencatan senjata di Gaza akan tercapai dalam beberapa hari.

Read More : Jembatan Gantung di Ekuador Putus karena Kelebihan Beban, 4 Tewas

Sebelumnya pada hari Kamis, Amerika Serikat dan Qatar mengatakan mereka akan melanjutkan perundingan gencatan senjata Gaza di ibu kota Qatar.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken bertemu pada Kamis di Doha, Qatar, dalam kunjungannya yang ke-11 sejak perang Gaza.

Blinken mengatakan para perunding sedang menjajaki opsi dan rencana baru yang memungkinkan Israel menarik diri sehingga warga Palestina dapat membangun kembali kehidupan dan masa depan mereka.

Qatar mengatakan tim AS dan Israel akan terbang ke Doha, dan Perdana Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani mengatakan mediator Qatar telah melakukan kontak dengan Hamas sejak kematian Sinwar.

Para pejabat Israel dan AS serta beberapa analis mengatakan Sinwar merupakan hambatan besar terhadap kesepakatan yang memungkinkan pembebasan 97 sandera yang masih ditahan di Gaza, kata militer Israel.

Blinken tiba di London pada Kamis malam dan akan bertemu pada hari Jumat dengan para menteri luar negeri Yordania dan Uni Emirat Arab, dua mitra utama dalam rencana pascaperang Gaza, kata seorang pejabat AS.

Baca: Presiden Palestina: Israel Berencana Hapus Jalur Gaza

Blinken juga akan bertemu dengan Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati untuk membahas konflik paralel di negara tersebut, kata pejabat itu. Dengarkan berita terkini dan pilihan berita kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk bergabung dengan saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *