Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Jerman Akan Pasok 4.000 Drone Berpemandu AI ke Ukraina, seperti Apa Kemampuannya? - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Jerman Akan Pasok 4.000 Drone Berpemandu AI ke Ukraina, seperti Apa Kemampuannya?

BERLIN, KOMPAS.com – Jerman pada Senin (18/11/2024) mengumumkan akan mengirimkan 4.000 drone berpemandu kecerdasan buatan (AI) ke Ukraina.

Jerman telah menjadi negara terbesar kedua yang memberikan bantuan militer ke Ukraina dalam perang melawan agresi Rusia.

Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius mengatakan kepada wartawan di sebuah acara di Bavaria bahwa drone yang dipasok ke Ukraina dikendalikan dan didukung oleh AS dan dapat menghancurkan pertahanan elektronik musuh.

Baca juga: Biden mengizinkan Ukraina menggunakan senjata AS untuk menyerang wilayah dalam Rusia

“Drone dapat dikerahkan dengan sangat cepat dan dapat dikerahkan 30-40 kilometer di belakang garis depan dan menyerang pos tempur, pusat logistik, dan sasaran lainnya,” kata Pistorius, menurut AFP.

Di bagian garis depan di Ukraina, jarak tersebut akan meluas hingga ke wilayah Rusia.

Memang benar, Jerman mengumumkan niatnya untuk mengirim drone ke Ukraina pada Juli lalu. Namun saat itu mereka tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Jerman sendiri menolak mengirimkan sistem rudal jarak jauh Taurus ke Ukraina.

Meskipun media Jerman menjuluki kendaraan tak berawak itu sebagai “perjalanan mini”, pemerintah berhati-hati dalam menunjukkan bahwa jarak tempuh kendaraan tersebut tidak sama.

“Ini adalah drone taktis dengan jangkauan terbatas,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan Jerman Natalie Jennings kepada wartawan pada konferensi pers resmi pada hari Senin.

“Tidak ada hubungannya dengan (sistem) Torres seperti yang digambarkan di beberapa media,” tambahnya.

Pemerintah Jerman saat ini, yang dipimpin oleh Kanselir Sosial Demokrat Olaf Schulz, menolak memberikan sistem Taurus kepada Ukraina, karena khawatir tindakan tersebut dapat menyeret Rusia dan Barat ke dalam konflik besar.

Permintaan berulang kali dari Kiev untuk rudal dengan jangkauan lebih dari 500 km sia-sia.

Baca Juga: Rusia Tanggapi Usai Biden Izinkan Ukraina Gunakan Senjata AS untuk Menyerang Wilayahnya

Pemerintah bersikeras pada hari Senin bahwa posisinya tidak berubah, meskipun Presiden AS Joe Biden pada hari Minggu (17/11/2024) memberikan izin jangka panjang kepada Ukraina untuk menyerang sasaran di wilayah Rusia -rudal jarak jauh.

Penentangan Schulz yang terus berlanjut terjadi ketika pasukan Rusia telah maju pesat dalam beberapa pekan terakhir dan meskipun ada keputusan Moskow untuk mengerahkan pasukan Korea Utara untuk membantu upaya perangnya.

Beberapa orang di pemerintahan kanselir sendiri menentang pendiriannya.

Wakil Rektor dan Menteri Ekonomi Robert Habeck, yang akan memimpin Partai Hijau pada pemilihan umum bulan Februari, mengatakan dia akan membawa sistem Taurus ke Ukraina jika dia menjadi kanselir.

Partai oposisi utama, Uni Demokratik Kristen (CDU) yang konservatif, yang saat ini memimpin dalam jajak pendapat, juga mengatakan pihaknya mendukung pengiriman rudal ke Kiev.

 

  Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *