Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

GLOBAL NEWS Jodhpur, Kota "Biru" di India yang Memudar - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Internasional

GLOBAL NEWS Jodhpur, Kota “Biru” di India yang Memudar

AREA Brahmapuri di kota Jodhpur di India terletak di kaki sebuah benteng terkenal yang berdiri di atas bukit.

Pemukiman bertembok dan berbenteng ini terletak di bawah bayang-bayang Benteng Mehrangarh yang megah dan megah. Kota ini sendiri dibangun pada tahun 1459 oleh raja Rajput Rao Jodha, yang namanya kemudian diabadikan menjadi nama kota tersebut. Kawasan Brahmapuri kemudian dikenal sebagai kota kuno atau asli Jodhpur dengan rumah-rumah berwarna biru.

Esther Christine Schmidt, asisten profesor di Sekolah Seni dan Arsitektur Jindal di India, mengatakan kepada BBC bahwa warna biru yang ikonik mungkin baru diadopsi pada abad ke-17. Namun, sejak abad ke-17, rumah-rumah berwarna biru di kawasan ini telah menjadi ciri khas identitas Jodhpur dan menarik perhatian dunia.

Sunayana Rathore, kurator Museum Mehrangarh, mengatakan Jodhpur, yang terletak di negara bagian Rajasthan, disebut sebagai “kota biru” karena Brahmapuri adalah jantungnya, meskipun kota tersebut mengalami perluasan selama 70 tahun terakhir.

Brahmapuri, yang secara harfiah diterjemahkan menjadi “Kota Brahmana” dalam bahasa Sansekerta, pada awalnya dibangun sebagai koloni keluarga kasta atas yang mengadopsi warna biru sebagai simbol kesalehan sosiokultural mereka dalam sistem kasta Hindu.

Mereka menonjol, seperti komunitas Yahudi di Chefchaouen – atau Kota Biru Maroko – yang menetap di bagian lama kota yang dikenal sebagai Madinah, pada abad ke-15, setelah melarikan diri dari Inkuisisi Spanyol. Komunitas Yahudi di Chefchaouen diyakini mewarnai rumah dan bahkan kantor publik mereka dengan warna biru, yang dianggap sebagai warna suci dalam Yudaisme, yang melambangkan langit suci.

Lambat laun, warna biru ternyata bermanfaat dalam banyak hal. Perpaduan cat biru dengan plester batu kapur – yang juga digunakan pada rumah Brahmapuri – menyegarkan interior bangunan, sekaligus menarik perhatian wisatawan yang terpesona dengan keindahan lingkungan sekitar. Warnanya hilang, kenapa?

Namun, berbeda dengan Chefchaouen, warna biru bangunan di Jodhpur mulai memudar. Ada beberapa alasan untuk hal ini.

Secara historis, biru adalah pilihan realistis bagi masyarakat Brahmapuri karena ketersediaan alami nila di wilayah tersebut. Kota Bayana di bagian timur Rajasthan pada saat itu merupakan salah satu pusat produksi ikan nila utama di negara bagian tersebut. Namun bertahun-tahun kemudian, ikan nila mulai ditinggalkan karena budidayanya sangat merusak tanah.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *