Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Kami Kehilangan Segalanya: Keputusasaan di Tengah Kebakaran Los Angeles - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Kami Kehilangan Segalanya: Keputusasaan di Tengah Kebakaran Los Angeles

LOS ANGELES, KOMPAS.com – Rumah-rumah menjadi abu, tempat usaha terbakar habis, dan warga menghadapi kehancuran karena kelelahan. Begitulah pemandangan di Altadena, California yang dilanda kebakaran dahsyat pada Rabu (8/1/2025). 

Daerah ini sekarang tampak seperti zona yang dibom.

“Ini adalah rumah kami,” kata warga setempat William Gonzalez kepada AFP, sambil menunjuk puing-puing yang dipenuhi asap dan hanya tersisa cerobong asap dan perapian.

Baca juga: Biden membatalkan perjalanan ke Italia dan fokus memadamkan kebakaran di Los Angeles

“Kami telah kehilangan segalanya. “Api menghanguskan semua impian kami,” katanya dengan nada putus asa.

Sejak Selasa, kebakaran hutan telah menewaskan sedikitnya lima orang, dan lebih dari 100.000 orang telah dievakuasi. 

Angin kencang dengan kecepatan hingga 160 kilometer per jam membuat operasi pemadaman sulit dilakukan.

Kebakaran tersebut menghancurkan sekitar 500 bangunan, termasuk banyak rumah, di Altadena, pinggiran utara Los Angeles.

Pada tahun 60an, seorang pemilik toko minuman keras menangis di depan reruntuhan tokonya.

“Ini seluruh hidupku,” katanya sedih.

Warga Jesus Hernandez tampak bingung apakah orangtuanya akan mendapat penggantian untuk rumah mereka senilai $1,3 juta.

Baca juga: Kebakaran di Los Angeles semakin parah, bintang-bintang Hollywood membakar rumah-rumah

“Saya berharap asuransi mampu menanggung sebagian besar kerusakan. Kalau tidak, kami harus tinggal bersama teman atau orang lain,” ujarnya.

Sementara itu, angin Santa Ana, yang biasanya terjadi pada musim gugur dan musim dingin California, telah mencapai intensitas tertinggi sejak tahun 2011. Angin ini mendorong kebakaran hutan hingga 4 km, memicu kebakaran baru lebih cepat daripada kemampuan petugas pemadam kebakaran untuk mengendalikannya.

Upaya pemadaman kebakaran di Pacific Palisades menjadi semakin sulit karena hidran berhenti berfungsi setelah tangki penyimpanan air kehabisan persediaan.

Penduduk setempat David Stewart memutuskan untuk memadamkan api meski tanpa air.

“Pemerintah menghentikan pasokan air kami, jadi kami membuang sampah ke dalam api dengan sekop,” katanya.

Baca juga: Puluhan ribu hektare terbakar akibat kebakaran di Los Angeles.

“Sejauh ini kami berhasil menyelamatkan tiga rumah tetangga, namun api masih merambat ke rumah kami,” imbuhnya. Pilih saluran berita favorit Anda, kunjungi saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp 0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *