Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Karya Seni Pisang Ditempel Lakban Ini Laku Rp 98 Miliar - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Karya Seni Pisang Ditempel Lakban Ini Laku Rp 98 Miliar

NEW YORK, KOMPAS.com – Instalasi seni pisang yang ditempel di dinding karya seniman Italia Maurizio Cattelan terjual seharga $6,2 juta atau setara Rp 98,6 miliar di lelang Sotheby’s di New York. AMERIKA SERIKAT.

Sotheby’s mengatakan pengusaha cryptocurrency asal Tiongkok Justin Sun mengalahkan enam pesaing lainnya untuk memenangkan instalasi seni bertajuk “The Comedian” pada Rabu (20/11/2024).

“Di masa mendatang, saya akan memakan pisang ini sebagai bagian dari pengalaman artistik yang unik,” kata Sun.

Baca Juga: Suara Seni Tari Jawa di New York, Banyak Penonton Tak Lihat Gamelan

Namun, pisang yang dilelang di Sotheby’s tidak mungkin tetap segar untuk dikonsumsi – meski disimpan di lemari es.

San akan makan pengganti pisang untuk beberapa hari ke depan.

Setelah menyelesaikan pembayaran karya seni, Sun akan menerima instruksi tertulis tentang cara memajang pisang tersebut dan cara mengganti pisang jika mulai membusuk. Panduan setebal 14 halaman ini mencakup berbagai diagram yang digambar oleh seniman yang membuatnya, Maurizio Cattelan.

Sang seniman membagikan instruksi yang sama kepada semua kolektor pisang tape, termasuk Museum Solomon R. Guggenheim, yang beberapa tahun lalu menerima versi “The Comedian” dari donor yang tidak disebutkan namanya.

Lena Stringari, kepala konservator Guggenheim saat itu, mengatakan instruksinya mudah diikuti. Caranya adalah dengan mengganti pisang setiap tujuh hingga sepuluh hari dan menggantungnya sekitar 1,7 meter di atas tanah. Kolektor juga harus menyediakan gulungan pita perak.

Baca juga: Karya Seni di Museum Belanda yang Dianggap Sampah Tak Sengaja Dibuang. Apa yang harus dilakukan jika pisang dimakan?

Tidak masalah. Faktanya, pisang tersebut sudah dimakan dua kali.

Pada tahun 2023, seorang mahasiswa seni Korea Selatan memakan pisang dari lukisan yang dipajang di Museum Seni Leeum di Seoul.

Menurut pemberitaan media setempat, pihak museum mengganti pisang yang dimakan dengan yang baru di lokasi yang sama.

Empat tahun lalu, sang artis menarik pisang dari dinding dan memakannya setelah pisang tersebut terjual seharga US$120.000 (Rs 1,9 miliar) di Miami, AS.

Pisangnya langsung diganti dan tidak ada sanksi.

Ilustrasi lakban pisang merupakan perwujudan fisik dari konsep seni yang diciptakan oleh Maurizio Cattelan.

Baca juga: Rayakan 75 Tahun Persahabatan Indonesia-Yunani Lewat Pameran Seni…

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *