Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

wegen india

Kasus Suap Gubernur Kalsel, KPK Temukan Uang Rp 300 Juta dari Penggeledahan - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Lifestyle

Kasus Suap Gubernur Kalsel, KPK Temukan Uang Rp 300 Juta dari Penggeledahan

JAKARTA, KOMPAS.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan sejumlah penyidikan untuk mengusut kasus korupsi pembangunan proyek di Kalimantan Selatan.

Read More : Neta Indonesia Sebut Opsen Pajak Tidak Berlaku buat Mobil Listrik

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto mengatakan, dalam pemeriksaan tersebut, KPK mengambil sekitar 300 juta.

“Yang kami terima dari penyidik ​​kami selama pemeriksaan di beberapa tempat, ditemukan dokumen, barang bukti elektronik dan kurang dari Rp 300 juta,” kata Tessa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (22/10/2024).

Tessa tak merinci area apa saja yang digeledah penyidik.

Baca juga: Alasan Komisi Pemberantasan Korupsi Tak Panggil Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang Diduga Korupsi.

 

Namun, dia membenarkan salah satu tempat yang hilang adalah rumah Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

“Apa yang kami terima benar (rumah Gubernur Kalsel Sahbirin Noor),” ujarnya.

Read More : Persib Vs Persebaya, Duel Tim Produktif Lawan Pertahanan Terbaik

Kasus penipuan Sahbirin Noor terungkap setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi (OTT) pada Minggu (6/10/2024) lalu.

Meski tak ditangkap dalam OTT, Sahbirin Noor ditetapkan tersangka oleh KPK karena diduga menerima pembayaran sebesar 5 persen dari proyek pembangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan.

Baca Juga: KPK Bersiap Hadapi Persidangan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor

Selain Shabirin Noor, KPK juga menetapkan 6 orang tersangka, yakni Kepala Dinas PUPR Kalsel Ahmad Solhan, Kepala Bidang Cipta Karya Kalsel Yulianti Erlynah, pengelola Rumah Tahfidz Darussalam Ahmad.

Setelahnya, Kepala Urusan Keluarga Gubernur Kalsel Agustya Febry Andrean bersama dua organisasi independen bernama Sugeng Wahyudi dan Andi Susanto. Dengarkan berita terbaik dan berita pilihan kami langsung ke ponsel Anda. Pilih metode pilihan Anda untuk bergabung dengan Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *