Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

GLOBAL NEWS Kemenag Optimis Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi Baru Bangsa Indoensia - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Nasional

GLOBAL NEWS Kemenag Optimis Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi Baru Bangsa Indoensia

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berharap pesantren bisa menjadi entitas ekonomi baru di Indonesia.

Hal itu diungkapkan Yaqut saat membuka pameran kemandirian Pondok Pesantren di Trans Mal Bandung, Jawa Barat pada Kamis (10/10/2024).

“Pondok harus kuat secara ekonomi, agar tidak bergantung pada siapapun. Jika pemisahan kita selesai hari ini, maka pesantren tidak perlu khawatir akan berlanjutnya kemandirian (skema) pesantren karena kita sudah membentuk lembaga tersebut. KMA rencana kemandirian Sekolah Islam Konservasi, kata Yaqut dalam keterangan tertulis, Kamis.

Yaqut mengatakan dalam Expo Kemerdekaan Pesantren, terdapat bukti keunggulan pesantren milik korporasi.

Baca juga: Kementerian Agama Raih Penghargaan Penyelenggara Pengabdian Masyarakat Terbaik Tahun 2024

Pameran yang digelar dalam rangka Hari Santri 2024 ini menampilkan 55 booth, 51 diantaranya menampilkan berbagai produk unggulan pesantren.

Program Kemandirian Pondok Pesantren juga bertujuan untuk memperkuat basis perekonomian Pondok Pesantren melalui pengembangan usaha yang didukung oleh Kementerian Agama.

Direktur Pendidikan Islam Kementerian Agama Abu Rokhmad dalam laporan kerjanya mengatakan, gagasan utama dibalik kemandirian pesantren adalah untuk mewujudkan pesantren yang tangguh, mandiri dan kokoh.

“Dari 3.600 pesantren yang dibantu dalam mengembangkan usahanya, kita masih memiliki sekitar 40.000 pesantren lain yang membutuhkan dukungan. “Kami berharap program ini dapat terus berkembang dan berlanjut agar pesantren semakin dikenal masyarakat,” kata Abu Rokhmad.

Baca Juga: 100 Pondok Pesantren Dapat Izin Penyelenggaraan dari Kementerian Agama.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Basnang Said mengatakan pentingnya transaksi ekonomi yang terjadi pada pameran ini merupakan bukti nyata kemandirian Pondok Pesantren.

“Sekolah asrama Islam mandiri akan mampu mendukung pendidikan dan dakwah secara efektif. Tahun depan kami merencanakan pertunjukan yang lebih besar. “Tahun ini ada 55 stand dan kami berharap kedepannya jumlahnya bisa bertambah,” imbuhnya. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung ke ponsel Anda. Pilih saluran media favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *