Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

SP NEWS GLOBAL Kenapa Korea Utara dan Korea Selatan Bermusuhan, Bahkan Makin Tegang? - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

SP NEWS GLOBAL Kenapa Korea Utara dan Korea Selatan Bermusuhan, Bahkan Makin Tegang?

KOMPAS.com – Ketegangan kedua Korea yang meningkat dalam beberapa bulan terakhir memasuki babak baru setelah Korea Utara meledakkan sebagian dua jalan yang menghubungkan negaranya dengan Korea Selatan pada Selasa (15/10/2024).

Keesokan harinya, Korea Utara mengklaim bahwa setidaknya 1,4 juta pemuda telah mendaftar menjadi tentara – baik yang baru direkrut atau kembali bergabung.

Langkah tersebut diambil negara komunis tersebut setelah menuding Korea Selatan menyebarkan selebaran propaganda ke Pyongyang menggunakan drone.

Baca juga: Korea Utara Klaim Temukan Drone Militer Korea Selatan, Bersiap Nyatakan Perang

Korea Utara menggambarkan drone tersebut sebagai provokasi yang dapat menyebabkan konflik bersenjata dan bahkan perang. Pyongyang kemudian memerintahkan pasukan perbatasannya bersiap melancarkan serangan.

Korea Selatan menanggapinya dengan mengatakan siap melakukan serangan balik. Faktanya, jika keamanan Korea Selatan terancam, Seoul menyatakan ini akan menjadi akhir dari rezim Korea Utara.

Perselisihan terbaru ini mencerminkan terus meningkatnya ketegangan antara kedua Korea. Situasi ini merupakan yang paling serius dalam beberapa tahun terakhir – dimulai dengan deklarasi pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada bulan Januari lalu bahwa Korea Selatan adalah musuh utama rezimnya. Apa yang Korea Utara katakan kepada Korea Selatan?

Pada 11 Oktober, Kementerian Luar Negeri Korea Utara menuduh Korea Selatan mengirimkan drone ke Pyongyang selama dua minggu berturut-turut pada malam hari.

Kementerian luar negeri Korea Utara mengatakan pesawat tak berawak itu menyebarkan selebaran berisi rumor yang menghasut dan pesan-pesan sampah.

Kim Yo Jong, adik perempuan kehormatan Kim Jong Un, memperingatkan Seoul bahwa akan ada konsekuensi serius jika drone ini muncul lagi.

Kim menambahkan, ada bukti jelas bahwa gangster militer Korea Selatan berada di balik dugaan provokasi tersebut.

Korea Utara merilis gambar-gambar jelek yang diklaim menunjukkan drone menjatuhkan foto-foto selebaran propaganda. Namun, tidak ada cara untuk memverifikasi klaim mereka secara independen.

Korea Selatan awalnya membantah menerbangkan drone di Korea Utara. Namun, Staf Umum Korea Selatan kemudian mengatakan pihaknya tidak dapat mengkonfirmasi atau menyangkal klaim Pyongyang.

Ada spekulasi bahwa drone tersebut dikirim menggunakan balon gas oleh para aktivis yang sebelumnya juga pernah mengirimkan selebaran serupa ke Korea Utara.

Park Sang-hak, pemimpin Koalisi Gerakan Pembebasan Korea Utara, membantah klaim Korea Utara.

Kantor berita resmi Korea Utara KCNA melaporkan, Kim mengadakan pertemuan dengan panglima militer, panglima militer, menteri negara dan keamanan dan pertahanan serta para pejabat senior pada Senin (14/10/2024).

Kim, menurut KCNA, menentukan “arahan aksi militer dalam jangka pendek” dan menugaskan para pejabat untuk melakukan “operasi pencegahan perang dan menggunakan hak untuk membela diri.”

Pekan lalu, Pyongyang memperingatkan bahwa mereka akan menutup rute antar-Korea sebagai bagian dari strateginya untuk mengkonsolidasikan sistem “dua negara”.

Juru bicara Staf Umum Korea Selatan, Lee Sung-Jun, mengatakan Korea Utara bisa melancarkan “provokasi skala kecil”, seperti ledakan kecil di jalan yang menghubungkan kedua Korea.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *