Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Komisi III Akan Bentuk Panja untuk Berantas Kejahatan Siber dan Judi "Online" - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Nasional

Komisi III Akan Bentuk Panja untuk Berantas Kejahatan Siber dan Judi “Online”

JAKARTA, KOMPAS.com – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Mohammad Rano Alfat mengumumkan rencana pembentukan panitia kerja (panja) yang fokus memberantas kejahatan dunia maya, termasuk perjudian online.

Hal itu disampaikan Rano dalam rapat Komisi III DPR RI yang digelar di Jakarta, Rabu (11/06/2024).

Baca Juga: Komisi III DPR soroti masalah penegakan hukum pertambangan ilegal di Kaltim

Dengan adanya panitia kerja ini, Rano berharap Sistem Analisis dan Pasar Keuangan (PPATK) bisa transparan dalam menyebarkan informasi intelijen yang diperoleh dari analisis yang disampaikan kepada aparat penegak hukum.

“Kedepannya dengan adanya satgas ini, kami berharap bisa lebih terbuka terhadap data-data yang diterima Kepala PPATK atau PPATK untuk tindak pidana apa pun, baik itu kejahatan siber maupun kejahatan lainnya,” kata Rano.

Rano mengatakan, Komisi III DPR RI belum menerima data lengkap hasil penilaian dari PPATK.

Ia menyarankan agar pertemuan dilakukan secara tertutup jika diperlukan untuk membahas data secara mendalam.

“Jadi kita mau pertemuan ini, tapi datanya kita punya separuhnya. Jadi nanti kita tanya, misalnya soal narkoba, sudah banyak yang kita ceritakan tentang narkoba, kasus perjudian internet, dan lain-lain, nanti akan dibuka datanya kalau kita bertemu lagi nanti,” kata politikus PKB itu.

Baca Juga: Pertumbuhan Perusahaan Judi Online 2024, PPATK: Tadinya Sejuta, Kini Rp 10.000 Bisa Masuk.

“Kalau perlu kita tutup, kita tutup agar kita tahu bahwa Anda telah melarang triliunan A, Anda telah melarang B untuk kasus-kasus yang dianggap kejahatan dan sebagainya,” ujarnya.

Lebih lanjut Rano menjelaskan, Komisi III DPR RI berkomitmen melakukan intervensi jika aparat penegak hukum tidak menindaklanjuti informasi yang diberikan PPATK.

Nanti kalau kasus yang Anda sampaikan atau informasi yang Anda sampaikan tidak ditindaklanjuti, maka kami akan turun tangan di sana, ujarnya.

Baca juga: Data PPATK: Lebih dari 197.000 Anak Terlibat Judi Online

Sementara itu, Anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem Rudianto Lallo mengapresiasi kerja PPATK yang kerap memberikan informasi kegiatan keuangan yang menghebohkan masyarakat. Namun, dia menyayangkan informasi dari PPATK hanya sebatas laporan intelijen.

Oleh karena itu, ia meminta PPATK memastikan intelijen tersebut ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum (APH).

“Sekitar itu data yang dimiliki PPATK, ketiga APH, kejaksaan, Polri, dan KPK, lembaga mana yang banyak menindaklanjuti laporan PPATK tersebut? Dan untuk laporan PPATK, hasilnya tidak didukung. Monitoring dan laporan terus di atas meja, lalu tidak mengikuti?” tanya Rudianto. Dengarkan berita dan berita pilihan kami di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk bergabung dengan saluran WhatsApp Kompas.com: https: // www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *