Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

KPK Sita Laptop dan HP dari Saksi Kasus ASDP - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Internasional

KPK Sita Laptop dan HP dari Saksi Kasus ASDP

JAKARTA, KOMPAS.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyita barang bukti elektronik terkait kasus korupsi proses kerjasama bisnis (KSU) dan pengambilalihan PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) pada 2019-2022.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Tessa Mahardhika Sugiarto mengatakan, penyidik ​​menyita laptop dan telepon genggam dari hasil pemeriksaan saksi berinisial ED selaku Wakil Direktur Utama Akuntansi PT ASDP.

“Untuk saudara ED, informasinya ada barang bukti elektronik terkait dirinya, laptop dan telepon seluler yang disita,” kata Tessa di Gedung Merah Putih Kuningan, Jakarta, Jumat (6/12/2024).

Baca juga: KPK: Harun Masiku Masih Bisa Dipantau

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa tiga orang saksi terkait proses kerja sama dunia usaha (KSU) dan akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Gedung Merah Putih Jakarta, Kamis (6/12). . /2024).

Ketiganya adalah M Islamudin sebagai Vice President Asset Management PT ASDP tahun 2020-2021, Evi Dujemyanti sebagai Vice President Accounting PT ASDP, dan Aldo Yohanes Mumuh sebagai Vice President Keuangan PT ASDP tahun 2021-2022.

Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika mengatakan, penyidik ​​tengah mendalami keterangan saksi terkait dugaan perbuatan melawan hukum tersebut.

“Seluruh saksi yang hadir tetap terlibat dalam kelanjutan kegiatan ilegal yang merugikan negara,” kata Tessa dalam keterangannya, Jumat.

Dia mengatakan, penyidik ​​juga mendalami dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus ASDP.

“Ada pihak lain yang perlu dimintai pertanggungjawaban selain direksi ASDP,” ujarnya.

Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi di PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).

IP, MYH, HMAC, A adalah inisial keempat tersangka, kata Tessa dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (18 Agustus 2024).

Baca juga: KPK rilis 4 foto terbaru DPO Haruna Masiku

Tessa tidak membeberkan identitas lengkap para tersangka. Ia hanya menyatakan tempus delicti yakni waktu dilakukannya perbuatan yang diduga dilarang itu berlangsung selama tiga tahun, yakni antara tahun 2019 hingga tahun 2022.

Dia mengatakan, nilai kerugian negara akibat dugaan korupsi di PT Angkutan Sungai, Lake and Ferry Indonesia (ASDP) mencapai Rp 1,27 triliun.

Nilai kerugian negara ditentukan berdasarkan hasil perhitungan sementara, setelah penyidik ​​melakukan sejumlah penyelidikan dan penyidikan.

Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka penyidikan baru atas kasus dugaan korupsi kerjasama dan pengambilalihan PT Jembatan Nusantara mulai 11 Juli 2024. Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *