Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

KPK Tahan 6 Tersangka Suap Proyek di Kalimantan Selatan - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Internasional

KPK Tahan 6 Tersangka Suap Proyek di Kalimantan Selatan

JAKARTA, KOMPAS.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (8/10) menangkap enam tersangka kasus suap proyek pembangunan Pemerintah Negara Bagian Kalimantan Selatan (Kalsel). /2024).

Keenam orang yang ditangkap tersebut antara lain Kepala Dinas PUPR Kalsel Ahmad Solhan (SOL), Kepala Dinas Cipta Karya Kalsel Yulianti Erlina (YUL), Direktur Rumeh Tohfids Dar es Salaam Ahmad (AMD) dan Kepala Keluarga Gubernur Kalsel Augustia Fourier Andrian (Februari). )

Selain itu, ada dua pihak swasta, Sugang dan Hyudi (YUD) dan Andy Susanto (AND).

Baca juga: KPK menyita OTT di Kalimantan Selatan senilai US$12,5 miliar.

Solhan, Yulianti, Ahmed dan Fabri ditahan di sel isolasi Gedung Merah Putih KPK, sedangkan Wahiudi dan Andi ditahan di Rutan Gedung ACLC KPK.

KPK kemudian menahan keenam tersangka selama 20 hari, terhitung sejak 7 Oktober 2024 sampai dengan 26 Oktober 2024, kata Ghofrun di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga telah menetapkan Gubernur Kalimantan Selatan Sohbin Noor sebagai tersangka, meski belum ditahan.

Ghafron menyatakan keempat tersangka diduga melanggar Pasal 12 A atau B, Pasal 11 atau 12 B Undang-Undang Pemberantasan Korupsi Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001. Ayat 1 Pasal 55 KUHP.

Baca juga: KPK menangkap 6 orang OTT Kalsel

Sementara dua orang tersangka dari pihak swasta disangkakan melanggar Pasal 5 A atau B atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1378 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Administratif sebagaimana diubah dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1380. (1) 1 SM

Sebelumnya, KPK melakukan OTT di lingkungan Pemprov Kalsel pada Minggu (6/10/2024) hingga Senin (7/10/2024).

Alexander Marvata, Wakil Direktur Komisi Pemberantasan Korupsi, menjelaskan tindakan tersebut terkait korupsi pengadaan barang dan jasa.

Saat dihubungi Kompas.com, Senin (7/10), Alex mengatakan: Benar (OTT di Pemprov Kalsel). Biasanya kasus PBJ (penyediaan barang dan jasa) /2024.

Alex juga mendapat informasi mengenai besaran uang yang diterima Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Ia menilai keikutsertaan pemilik Noor dalam kasus ini mencurigakan.

“Masuk dugaan (OTT Gubernur Kalsel) uang baru itu disalurkan ke orang-orang yang diduga amanah gubernur. Kebanyakan suap/izin diberikan lewat orang-orang yang dipercaya. wakil negara,” ujarnya kepada kami berita terkini dan pilihan berita langsung di ponsel Anda. Untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com, pilih saluran berita favorit Anda: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *