Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

KY Akan Telusuri Para Hakim yang Diduga Disuap dalam Kasus Ronald Tannur - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Nasional

KY Akan Telusuri Para Hakim yang Diduga Disuap dalam Kasus Ronald Tannur

JAKARTA, KOMPAS.com – Komisi Kehakiman (KY) akan terus mengusut tuntas kasus suap yang melibatkan beberapa hakim, Gregorius Ronald Tannoor, putra anggota DPR yang menganiaya pacarnya. .

Anggota Komisi Kehakiman Mukti Fajr Noor Devada mengatakan KY serius mengusut kasus tersebut.

Perkembangannya juga menjadikan mantan pejabat Mahkamah Agung sebagai tersangka, kata Mukti dalam keterangan pers, Sabtu (26/10/2024). 

Baca Juga: Produser ‘The Judge’ Jaffa Ricard Terjerat Kasus Ronald Tannoor, Berapa Kekayaan Bersihnya?

KY akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung dan Mahkamah Agung terkait pengusutan kasus tersebut.

“Penyidik ​​menemukan banyak hakim yang memiliki aliran keuangan, terutama yang berkaitan dengan pencatatan keuangan,” tambah Mukti.

Ia mengatakan, masyarakat kini menyoroti lemahnya integritas hakim dan pejabat kehakiman yang tertangkap tangan menerima suap.

Koordinasi antara KY dan MA harus difokuskan untuk menyelesaikan masalah ini. 

Baca Juga: Kejaksaan Agung Sita 51 Kg Emas dari Rumah Broker Ronald Tannoor, Bebaskan

Untuk itu, KY mendorong kerja sama antara hakim dan pejabat kehakiman untuk mengusut area-area yang berpotensi terjadinya penyalahgunaan kekuasaan atau kewenangan.

Dalam kasus ini, Kejaksaan Agung telah menangkap tiga orang hakim yakni Ketua Hakim Erindua Damnik (ED) dan Hakim Anggota Mangapul (M) serta Heru Hanindio (HH).

Merekalah tiga hakim yang membebaskan Ronald Tannoor yang kini diduga menerima suap Rp 20 miliar.

Selain ketiga hakim tersebut, Kejaksaan Agung juga menangkap pengacara Gregorius Ronald Tannur, Lisa Rahmat (LR), di Jakarta pada hari yang sama. 

Baca Juga: Kejaksaan Agung Sita Rp 920 Miliar dalam Kasus Suap Ronald Tannoor, Harta Mantan Pejabat MA Terungkap Rp 51 Miliar

Dalam kasus suap hakim ini, Lisa Rahmat dijerat dengan Pasal 5 Ayat 1 Junkto Pasal 6 Ayat 1 Junkto Pasal 18 UU Tipikor Junkto Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP.

Sementara Hakim Agung Erindua Damnik, Mangabul dan Heru Hanintheo, selaku penerima suap Pasal 5 Ayat 2 Junkto Pasal 6 Ayat 2 Junkto Pasal 12 Huruf E Junkto Pasal 12B Pasal 18 Pasal 5 Ayat 5 Pasal 1 UU Tipikor Pasal 12B Pasal 5 Pasal 121 Pasal 18 KUHP .

Dalam kasus suap ini, mantan pejabat Mahkamah Agung Jarob Ricker juga ditangkap karena ingin menyuap Mahkamah Agung di tingkat persidangan dalam kasus yang sama. Dengarkan berita terkini dan pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *