Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Lakukan Ini jika Akselerasi Mobil Matik Tidak Responsif - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Otomotif

Lakukan Ini jika Akselerasi Mobil Matik Tidak Responsif

KLATEN, KOMPAS.com – Akselerasi mobil yang tidak responsif merupakan pertanda adanya masalah. Oleh karena itu, konsumen harus mengambil tindakan yang tepat untuk memulihkan kinerjanya.

Read More : Bos Aprilia Buka Suara soal Kecelakaan Jorge Martin di Sepang

Selain mengganggu performa, akselerasi yang tidak tepat juga tidak boleh ditoleransi pada kendaraan bertransmisi otomatis. Pasalnya, hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan lebih parah pada komponen mobil.

Hardy Wibowo, pemilik Aha Motor Yogyakarta, mengatakan akselerasi pada mobil bertransmisi matic yang terasa kurang responsif bisa jadi pertanda adanya masalah pada sistem transmisi.

Baca juga: Opsi Mobil Baru Bulan Ini Di Bawah Rp 250 Juta

“Jika mobil matic terasa lambat, coba gunakan teknik kick-down, yaitu menekan pedal gas secara spontan saat proses akselerasi, agar torsi yang disalurkan ke roda penggerak menjadi lebih besar,” kata Hardy kepada Kompas. com, baru-baru ini.

Hardy mengatakan, rasio akselerasi pada transmisi otomatis disesuaikan sistem berdasarkan perilaku pengemudi dan kecepatan kendaraan.

“Saat terjadi kickdown, sistem membaca dan meneruskan aliran oli dari BCV ke piston yang menggerakkan kelompok kopling rendah, sehingga rasio planetary gear akan berubah,” kata Hardy.

Baca juga: Inilah Risiko Kerusakan Mobil Bertransmisi Otomatis Jika Berkendara Sembarangan di Banjir

Hardy mengatakan, ketika rasio akselerasi diubah ke lebih rendah, efek yang dirasakan pengemudi adalah mobil terasa lebih responsif, tergantung permintaan.

Read More : Target Utama Chery J6, Jip Listrik Kaum Urban

Sementara itu, Hardy mengatakan, jika sistem tidak berfungsi dengan baik maka akan lambat karena transisi akselerasi tidak sesuai ekspektasi pengemudi.

“Jika kick-down sudah dilakukan tetapi masih lambat, maka perlu dilakukan pengujian lebih lanjut. Konsumen dapat membawa kendaraannya ke bengkel biasa yang khusus menangani transmisi otomatis,” kata Hardy.

Baca juga: Jangan menuangkan oli terlalu banyak ke dalam girboks pada mobil matic

Hardy mengatakan, jika transfer tidak berjalan sebagaimana mestinya, berarti ada masalah pada sistem. Hal ini bisa terjadi karena adanya masalah kelistrikan yang mengganggu solenoid dan membuat aliran oli otomatis bertekanan tinggi tidak tepat, atau bisa juga karena salurannya tersumbat oleh kotoran.

“Segera periksakan ke bengkel dan jangan diabaikan, karena selain menurunkan performa kendaraan, kondisi tersebut juga dapat memperparah kerusakan sehingga dapat menambah biaya perbaikan,” kata Hardy. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *