Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

SP NEWS GLOBAL Mahfud MD: Tragedi 1998 Sudah Ditetapkan Komnas HAM Pelanggaran HAM Berat, Akui Saja... - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Nasional

SP NEWS GLOBAL Mahfud MD: Tragedi 1998 Sudah Ditetapkan Komnas HAM Pelanggaran HAM Berat, Akui Saja…

JAKARTA, KOMPAS.com – Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD meminta semua pihak mengakui kekerasan, kerusuhan, dan penghilangan paksa pada tahun 1998 sebagai pelanggaran hak asasi manusia yang serius.

Hal itu dilakukan Mahfud untuk mengoreksi komentar Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Masyarakat Illustrious Ihza Mahendra yang menyebut “pembantaian tahun 1998” tidak termasuk dalam kategori pelanggaran HAM berat.

“(Tragedi 1998) Komnas HAM diungkap (pelanggaran HAM berat). Diakui, tapi kami tidak pernah meminta maaf kepada siapa pun,” kata Mahfoud saat ditemui di Gedung Kementerian Pertahanan (Kemenhon), Jakarta. , pada hari Selasa. (22/10/2024) Usai menghadiri Certijab Menteri Pertahanan.

Baca Juga: Menteri Rekonsiliasi AS Sebut Bencana 1998 Bukan Pelanggaran HAM Serius

Mahfoud juga mengatakan, Komnas HAM merupakan satu-satunya pihak yang dapat menyatakan atau menilai suatu peristiwa masuk dalam kategori pelanggaran HAM berat.

Oleh karena itu, yang bisa mengatakan apakah terjadi pelanggaran HAM berat tentu bukan Menteri Hukum dan HAM. Yang bisa mengatakan sesuai undang-undang hanya Komnas HAM, ujarnya.

Selain itu, Mahfoud menjelaskan, jika di akhir acara terdapat kesalahan yang merupakan pelanggaran HAM berat, sebaiknya Komnas sendiri yang memperbaikinya.

“Jika hasil Komnas HAM salah maka akan dilaporkan ke Komnas HAM,” kata Mahfoud.

Baca Juga: Pembunuhan Ganjardan terhadap 13 Aktivis 1998 Prabowo: Tahukah Berapa Orang Hilang di DKI?

Mahfoud juga menceritakan, selama menjabat Menko Polhukam, ia mengadili 12 kasus yang disebut Comnas HAM sebagai pelanggaran HAM berat.

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pun mengakui 12 kasus tersebut sebagai pelanggaran HAM berat.

Dimana, salah satu dari 12 peristiwa tersebut adalah “bencana tahun 1998”.

“Jadi kalau dulu pelanggaran HAM berat menurut undang-undang itu didefinisikan oleh Comnas JUGA, jadi saya melakukan apa yang didefinisikan Comnas.”

“Ada 12 orang yang diakui presiden dan dihormati PBB karena diidentifikasi oleh lembaga yang berhak mengidentifikasi mereka sesuai hukum.”

Baca Juga: FAKTA FAKTA: Apakah bencana tahun 1998 merupakan pelanggaran HAM berat?

Diberitakan sebelumnya, Amerika Serikat menyebut “tragedi 1998” tidak masuk dalam kategori pelanggaran HAM berat.

Hal itu disampaikan Yususril jelang pengambilan sumpah Kabinet Merah Putih, Senin (21/10/2024) saat menjawab pertanyaan wartawan di Gedung Negara, Jakarta.

“Tidak (pelanggaran HAM berat pada bencana 1998),” ujarnya.

Ususril mengatakan, tidak ada kejadian pelanggaran HAM serius di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Ia menjelaskan, kekerasan merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang serius, salah satunya adalah genosida. Dengarkan berita terbaru kami dan pilih langsung di ponsel Anda. Pilih saluran perpesanan favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan WhatsApp sudah terinstal.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *