Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Mantan Karyawan Tipu Apple Rp 2,4 Miliar, Pakai Modus Sumbangan Palsu - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Tekno

Mantan Karyawan Tipu Apple Rp 2,4 Miliar, Pakai Modus Sumbangan Palsu

KOMPAS.com – Enam mantan karyawan Apple dituduh menipu Apple dengan perangkat lunak gratis. Harganya diperkirakan mencapai US$152.000 (hampir Rp 2,4 miliar).

Apple dikenal memiliki “hadiah yang cocok” yang akan mencocokkan satu atau dua sukarelawan dengan organisasi yang menjadi sukarelawan. Menurut halaman program pencocokan hadiah Apple, tidak ada batasan donasi minimum atau donasi tahunan. 

Nah, oknum pegawai Apple ini punya rencana untuk mendonasikan uangnya ke organisasi yang dikelolanya sendiri dan mengambil uang dari Apple.

Baca selengkapnya: Karyawan Apple dan Meta hanya suka bekerja 2 tahun lalu dan berhenti

Menurut pemberitaan, penipuan yang terjadi antara tahun 2018 hingga 2021 ini dipimpin oleh mantan karyawan Apple bernama Siu Kei (Alex) Kwan, 37 tahun asal Castro Valley, California, Amerika Serikat.

Alex meminta 5 karyawan Apple lainnya untuk mendonasikan uangnya ke 2 organisasi yaitu China International Cultural Exchange (ACICE) atau Hop4Kids.

Alex sendiri dikabarkan terlibat langsung di kedua organisasi tersebut. Di Hop4Kids, Alex adalah CEO. Selama di ACICE, Siu Kei Kwan bekerja sebagai akuntan.

Menurut Jaksa Wilayah Santa Clara County Jeff Rosen, yang merupakan sekretarisnya, lima karyawan Apple akan menyumbangkan uang melalui platform kami yang disebut Benevity.

Kelima mantan karyawan Apple tersebut adalah Yathei (Hayson) Yuen dari San Jose, 34 tahun, Yat C (Sunny) Ng dari Milpitas, 35 tahun, Wentao (Victor) Li dari Hayward, 38 tahun, dan 39 tahun. -tua. – Lichao Ni, 31 tahun, dari Sunnyvale, dan Zheng Chang, 31 tahun, dari Union City.

Sumbangan dari lima karyawan Apple juga diumumkan kepada Apple sebagai bagian dari pengundian hadiah. Apple juga menyumbangkan uang kepada kedua organisasi tersebut, dengan mengatakan bahwa jumlah tersebut adalah 100% atau 200% dari uang yang disumbangkan oleh mantan karyawan Apple.

Baca selengkapnya: Karyawan Apple terancam dipecat karena video TikTok

Usai menerima sumbangan dari Apple, Siu Kei Kwan alias Alex menyita uang tersebut untuk kepentingannya sendiri. Jaksa mengatakan tersangka menerima sekitar US$152.000 (sekitar 2,4 miliar rupiah) dari kontes hadiah Apple.

Tak hanya menipu Apple dengan donasi, mantan karyawan Apple ini juga dituding mengklaim donasi tersebut sebagai pengurang pajak.

Menurut jaksa, para terdakwa melaporkan sumbangan lebih dari US$100.000 (sekitar Rp 1,58 miliar) sebagai pengurang pajak atas pajak mereka.

Berdasarkan pemberitaan CBSNews yang ditulis KompasTekno, Selasa (12/10/2024), ada enam tersangka yang ditangkap. Tanggalnya belum ditentukan.

Jika terbukti bersalah, terdakwa dapat menghadapi hukuman penjara dan dapat diperintahkan untuk membayar denda atau denda. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih berita favorit Anda untuk mengakses Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *