Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Media Korea Utara Klaim 1,4 Juta Anak Muda Telah Daftar Tentara, Siap Perangi Korea Selatan - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Internasional

Media Korea Utara Klaim 1,4 Juta Anak Muda Telah Daftar Tentara, Siap Perangi Korea Selatan

PYONGYANG, KOMPAS.com – Media pemerintah Korea Utara pada Rabu (16/10/2024) menyebutkan sekitar 1,4 juta anak muda telah mendaftar untuk bergabung atau kembali wajib militer pada pekan ini.

Dia juga menyalahkan Seoul atas penerbang drone yang provokatif. Hal ini dianggap telah membawa situasi sulit ini ke ambang perang.

Retorika berapi-api ini muncul setelah Korea Utara pekan lalu menuduh Seoul mengirimkan drone ke Pyongyang yang menyebarkan selebaran anti-Korea Utara.

Baca juga: Usai Jalan Raya, Korea Utara Ledakkan Jalur Kereta Api yang Menghubungkan Korea Selatan

Korea Utara sebelumnya meledakkan jalan dan jalur kereta api antar-Korea di sepanjang perbatasannya pada Selasa (15/10/2024) dan memperingatkan bahwa Korea Selatan akan membayar mahal atas tindakan tersebut.

Dilansir Reuters, kantor berita resmi KCNA menyebutkan banyak anak muda, termasuk pelajar dan pengurus liga pemuda, telah menandatangani petisi untuk bergabung dengan tentara.

Mereka bertekad untuk berperang dalam apa yang disebut perang suci untuk menghancurkan musuh dengan senjata revolusi.

Gambar yang diterbitkan oleh KCNA menunjukkan apa yang dikatakannya adalah anak-anak muda menandatangani petisi di lokasi yang tidak diketahui.

“Jika perang pecah, Korea Selatan akan terhapus dari peta. Ingin perang, kami siap mengakhiri keberadaan kami,” tulis laporan KCNA.

Korea Utara sebelumnya telah membuat klaim serupa mengenai generasi muda yang kesulitan untuk mendaftar di tengah meningkatnya ketegangan, meskipun klaim dari negara terisolasi tersebut sulit untuk diverifikasi.

Tahun lalu, media pemerintah melaporkan 800.000 warganya, membuka tab baru, secara sukarela bergabung dengan tentara Korea Utara untuk melawan Amerika Serikat.

Baca Juga: Kim Jong Un Telepon Pejabat Keamanan Korea Utara, Bahas Aksi Militer Terhadap Korea Selatan

Ia juga mengatakan bahwa pada tahun 2017 hampir 3,5 juta pekerja, anggota partai, dan tentara secara sukarela mengabdi.

Menurut data dari Institut Internasional untuk Studi Strategis (IISS), Korea Utara memiliki 1,28 juta tentara aktif dan sekitar 600.000 tentara cadangan, dengan cadangan 5,7 juta Pekerja/Petani Pengawal Merah di antara jumlah unit yang tidak bersenjata.

Baca juga: Korea Utara meledakkan jalan penghubung Korea Selatan

Kementerian Pertahanan Seoul belum mengomentari laporan terbaru KCNA, namun memperingatkan bahwa jika Korea Utara membahayakan nyawa warga Korea Selatan, hari itu akan menjadi akhir dari rezimnya.

  Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *