Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Mengapa Kamala Harris Kehilangan Dukungan Pemilih Perempuan AS? - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Mengapa Kamala Harris Kehilangan Dukungan Pemilih Perempuan AS?

Washington, DC, Kompas. com – Kejutan besar tercatat pada pemilu presiden AS 2024, dengan kandidat dari Partai Demokrat Kamala Harris gagal mempertahankan dukungan perempuan yang sebelumnya dipegang oleh Joe Biden. 

Harris, yang berjuang untuk melindungi hak aborsi, mengalami penurunan dukungan pemilih perempuan secara signifikan dan dikalahkan oleh Donald Trump.

Setelah Mahkamah Agung AS membatalkan Roe v. Wade pada tahun 2022, isu hak aborsi seharusnya menjadi andalan kampanye Harris. 

Baca Juga: Kekalahan Kamala Harris Berdampak Kuat pada Dinamika Politik AS

Namun meski mendukung hak-hak reproduksi perempuan, Harris gagal menarik mayoritas pemilih perempuan, yang semakin fokus pada isu-isu ekonomi. 

Profesor ilmu politik David Schultz mengatakan Harris begitu terobsesi dengan isu aborsi sehingga ia mengabaikan tantangan ekonomi yang lebih mendesak bagi pemilih perempuan, termasuk inflasi dan kenaikan biaya hidup, Al Jazeera melaporkan.

Hasil pemilu menunjukkan penurunan signifikan dalam dukungan perempuan terhadap Harris. 

Pada tahun 2020, Joe Biden meraih 57% suara perempuan, namun pada tahun 2024, Harris hanya meraih 54%.

Hal ini menunjukkan bahwa isu hak aborsi tidak cukup untuk memobilisasi perempuan. Hal ini terutama berlaku di negara-negara swing state yang fokusnya lebih pada perekonomian. 

Survei Kaiser Family Foundation menemukan bahwa isu ekonomi lebih penting bagi perempuan dibandingkan hak aborsi. Tiga puluh enam persen responden mengatakan inflasi adalah masalah terbesar mereka, sementara hanya 13 persen yang mengatakan hak aborsi adalah prioritas.

Sementara itu, Trump memfokuskan kampanyenya pada kebijakan ekonomi yang ia yakini lebih relevan bagi pemilih kelas pekerja. 

Baca juga: Kamala Harris dan Kegagalan Advokasi Politik

Alih-alih berfokus pada isu-isu sosial, Presiden Trump menekankan pentingnya stabilitas ekonomi dan kebijakan untuk mendukung kelas menengah. 

Ia mendapat lebih banyak dukungan dari perempuan, terutama mereka yang merasakan dampak langsung dari krisis ekonomi.

Selain itu, keputusan Harris memilih Gubernur Minnesota Tim Walls sebagai calon wakil presidennya juga dinilai kurang strategis. 

Minnesota telah lama menjadi kubu Demokrat, dan Walls dipandang kurang mampu menarik pemilih di negara bagian yang merupakan kunci kemenangan pemilu.

Namun, Harris tetap mempertahankan dukungan kuat di kalangan pemilih perempuan kulit hitam, dengan perolehan hampir 92 persen suara, jauh di atas Trump. Namun 

Peringkat persetujuan Harris turun tajam di kalangan pemilih Latin dan perempuan kulit putih, apa pun kategorinya, berkontribusi terhadap kekalahannya.

Baca juga: Kamala Harris Akui Kekalahan dari Donald Trump, Ucapkan Selamat dan Janjikan Bantuan di Masa Transisi.

Kekalahan Harris merupakan pelajaran berharga bagi Partai Demokrat, yang harus menyadari bahwa meskipun isu hak-hak reproduksi penting, perekonomian merupakan faktor yang jauh lebih menekan bagi pemilih perempuan.  Dengarkan berita terkini dan berita yang dipilih dengan cermat langsung di ponsel Anda. Untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com, pilih saluran berita favorit Anda: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *