Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Menkominfo Resmi Blokir Aplikasi Temu di Indonesia - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Tekno

Menkominfo Resmi Blokir Aplikasi Temu di Indonesia

KOMPAS.com – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan Kementerian Komunikasi dan Informatika telah memulai proses pemblokiran aplikasi pasar Temu, karena ia tidak terdaftar sebagai penyelenggara sistem elektronik (PSE) di Indonesia.

Temu sendiri merupakan platform pasar asal Tiongkok dengan bisnis lintas batas yang menawarkan berbagai barang dengan harga pantas.

“Kami menurunkan Temu sebagai respon cepat atas kekhawatiran masyarakat, khususnya perusahaan kecil dan menengah. Selain itu, Temu juga tidak terdaftar sebagai PSE,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Aryeh Stidi dalam keterangan tertulis yang diperoleh KompasTekno, Rabu. (9/10/2024).

Baca juga: Ini Alasan Kementerian Koperasi-UKM dan Comainfo Larang Permintaan Tamu Masuk Indonesia

Kementerian Komunikasi dan Informatika menyebut Temu diblokir untuk melindungi UMKM lokal dari serbuan produk luar negeri. Saat ini produk luar negeri mengancam produk UMKM baik melalui penjualan online maupun offline.

Pantauan KompasTekno, hingga berita ini diturunkan, aplikasi Temu masih bisa diunduh di toko aplikasi Google Play (Android) dan App Store (iOS). Website Temu.com juga mudah diakses.

Penyumbatan ini mungkin terjadi secara bertahap dan terus-menerus.

Baca juga: Profil Colin Huang, Pendiri Pasar Temu yang Dilarang Masuk Indonesia

Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki mengirimkan surat terkait perlindungan produk UMKM terhadap model bisnis yang diterapkan pasar luar negeri yakni Temu.

“Produk UMKM lokal harus mendapat perlindungan pemerintah dari marketplace luar negeri yang menjual produk luar negeri langsung dari pabriknya sehingga harganya sangat murah. Ini persaingan tidak sehat dan ancaman bagi kelangsungan usaha pelaku UMKM lokal,” jelas Bodi Aryeh.

Baca juga: Aplikasi Temu Dianggap Berbahaya dari Sisi Keamanan, Mengapa?

Berdasarkan pengalaman di beberapa negara, permintaan dari Tiongkok merugikan UMKM lokal dan juga konsumen. Kualitas produk yang dijual Temu juga tidak memenuhi standar kualitas sehingga merugikan konsumen atau pembeli.

Pada tahun 2023, Google menangguhkan PINDUODUO, induk aplikasi Temu, karena diduga terinfeksi malware yang dapat memantau aktivitas pengguna aplikasi tersebut.

“Kami memblokir Temu baik di App Store maupun Playstore untuk melindungi masyarakat, konsumen, dan UMKM,” kata Menkominfo. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan aplikasi WhatsApp sudah terinstal.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *