Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Momen Haru Orangtua Merasa Buah Hatinya Akan Tutup Usia: Ketika Kembang Api Berakhir, Bayi Kami Juga Tiada - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Momen Haru Orangtua Merasa Buah Hatinya Akan Tutup Usia: Ketika Kembang Api Berakhir, Bayi Kami Juga Tiada

BEIJING, KOMPAS.com – Video bayi berusia 16 bulan sekarat di pelukan ibunya saat menonton kembang api baru-baru ini menjadi viral di China.

Seperti diberitakan South China Morning Post (SCMP), Jumat (13/12/2024), video tersebut menyentuh hati jutaan pengguna internet di “Negeri Bambu”.

Bocah tersebut meninggal setelah didiagnosis menderita cacat septum ventrikel (VSD), sebuah lubang di dinding jantung yang memisahkan ruang bawah jantung, atau ventrikel. 

Baca Juga: Pria Ini Tak Sengaja Temukan Kaset Berisi 12 Lagu Michael Jackson yang Belum Dirilis, Apa yang Akan Dia Lakukan?

VSD merupakan penyebab 40 persen kasus penyakit jantung bawaan di Tiongkok, menurut Elephant News.

Rekaman CCTV yang terekam pada 29 November menunjukkan sang ibu menggendong anaknya dan menyalakan petasan di depan rumah, sementara ayah anak tersebut berdiri di dekatnya.

Sepanjang video, sang ibu terlihat tak henti-hentinya menyeka air matanya, sementara sang ayah nyaris mencium wajah sang anak.

Sang ayah, bermarga Liu, yang tinggal di Guiyang, di provinsi Guizhou selatan, mengatakan anaknya hampir meninggal malam itu setelah berjuang melawan serangan jantung.

“Seseorang menaruh petasan di luar rumah kami, jadi istri saya membawa anak kami keluar untuk melihatnya. “Usai kembang api, anak saya juga meninggalkan kami,” katanya dikutip SCMP.

Liu menjelaskan bahwa bayi tersebut didiagnosis menderita penyakit kuning parah saat lahir dan dirawat di rumah sakit karena pneumonia pada usia 3 bulan.

Baca Juga: Pria Ini Jadi Juara Dunia Scrabble Spanyol, Meski Tak Bisa Bahasa Spanyol

Sebaliknya, dokter menemukan penyakit jantung pada putranya.

Anak laki-laki tersebut menjalani operasi jantung pada usia 5 bulan, namun jantungnya berhenti tiba-tiba tiga hari setelah operasi.

Dokter berhasil menyelamatkannya dan dia dirawat selama sebulan di perawatan intensif.

Setelah mereka dipulangkan, dokter menyarankan pasangan tersebut untuk menghentikan pengobatan lebih lanjut.

“Para dokter memberi tahu kami bahwa ada banyak lubang di jantungnya dan operasi tambahan akan sia-sia,” kata sang ayah mengungkapkan kesedihan yang dirasakan anaknya.

“Kami patah hati. Kami tidak punya harapan lagi. “Jika ada kemungkinan anak saya menjadi lebih baik, kami pasti akan mencari pertolongan medis lebih lanjut,” kata Liu.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *