Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

GLOBAL NEWS Negara-negara Besar Bertemu di Paris untuk Dorong Gencatan Senjata di Lebanon - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Internasional

GLOBAL NEWS Negara-negara Besar Bertemu di Paris untuk Dorong Gencatan Senjata di Lebanon

PARIS, KOMPAS.com – Negara-negara besar pada Kamis (24/10/2024) bertemu di Paris, Prancis untuk mendesak gencatan senjata di Lebanon serta bantuan kemanusiaan.

Utusan khusus Perancis untuk Lebanon, Jean-Yves Le Drian, telah memperingatkan bahwa jika konflik tidak berhenti, ada risiko perang saudara.

“Jika ini terus berlanjut, Lebanon berisiko mengalami kematian,” katanya kepada televisi LCI.

Baca juga: Israel Serang Dekat Rumah Sakit Terbesar di Lebanon, 4 Orang Tewas, Termasuk Seorang Anak

Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken mengunjungi Timur Tengah dalam upaya terakhir untuk menengahi perdamaian menjelang pemilu AS bulan depan.

Sementara itu, Arab Saudi yang enggan terlibat di Lebanon hanya mengirimkan satu menteri baru ke konferensi Paris.

Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati dan para menteri penting yang terlibat dalam upaya bantuan tersebut diperkirakan akan hadir, namun baik Israel, yang Perdana Menterinya Benjamin Netanyahu mengkritik inisiatif tersebut, maupun Iran tidak diundang.

Menurut Kementerian Luar Negeri Prancis, konferensi tersebut bertujuan untuk mengumpulkan setidaknya 500 juta euro (Rp 8,4 triliun) bantuan untuk membantu 500.000 hingga 1 juta pengungsi.

Pasalnya Lebanon menyatakan membutuhkan US$250 juta (RP 3,8 triliun) sebulan untuk mengatasi krisis tersebut.

Delegasi tersebut akan menegaskan kembali perlunya penghentian permusuhan berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 tahun 2006, yang menyerukan agar Lebanon selatan dibebaskan dari pasukan atau senjata apa pun selain yang dimiliki negara Lebanon.

Baca juga: Iran Bantah Tuduhan Campur Tangan Urusan Dalam Negeri Lebanon

Untuk mencapai hal ini, mereka juga akan berupaya meningkatkan dukungan terhadap Angkatan Bersenjata Lebanon (LAF), yang dipandang sebagai penjamin stabilitas internal namun juga penting bagi pelaksanaan 1701.

“Tujuan utamanya adalah merekrut, melatih, dan memperlengkapi 6.000 unit LAF baru,” kata sumber diplomatik Italia seperti dikutip Reuters.

Dia menambahkan bahwa Roma akan segera menjadi tuan rumah konferensinya sendiri yang berfokus pada hal ini.

Paris juga diketahui mendorong aktor-aktor Lebanon, meski ada keengganan beberapa pihak, untuk mencalonkan diri dalam pemilihan presiden untuk mengisi kekosongan kekuasaan yang terjadi dua tahun sebelum gencatan senjata.

“Tetapi apa yang bisa dicapai di bidang politik masih belum jelas,” kata para diplomat tersebut, meskipun Prancis memuji kontak langsungnya dengan Hizbullah dan Iran sebagai keuntungan dibandingkan upaya mediasi AS.

Sementara itu, koordinasi antara Paris dan Washington sulit dilakukan dalam beberapa pekan terakhir.

Negara-negara Eropa dan Arab mengkritik keras kegagalan AS dalam menyerukan gencatan senjata segera dan khawatir pemerintah tidak akan mengubah sikap tersebut sebelum pemilihan umum pada 5 November 2024.

Baca juga: Israel Klaim Hancurkan Posisi Hizbullah di Lebanon Selatan

“Pemerintah harus melakukan segala daya mereka untuk mengakhiri kejahatan ini dan meningkatnya siklus impunitas,” kata koalisi 150 LSM dalam sebuah pernyataan yang dirilis menjelang pertemuan di Paris. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *