Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Nusron Wahid Tegaskan Bakal Tindak Mafia Tanah Tanpa Toleransi - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Lifestyle

Nusron Wahid Tegaskan Bakal Tindak Mafia Tanah Tanpa Toleransi

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Pertanian dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan tekadnya memberantas mafia tanah tanpa toleransi dan mendakwa mereka dengan pasal berlapis.

Pada Jumat (8/11/2024), Nusron juga bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memastikan seluruh pihak yang terbukti bersalah diproses ke tahap Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Kami sepakat mafia tanah ini zero toleransi, akan terus kita gaslight dan siapa pun yang terbukti salah akan dijerat dengan pasal berlapis,” kata Nusron dari Mabes Polri, Jumat.

Nusron menjelaskan, kerja sama dengan Polri sangat penting mengingat penyidikan TPPU merupakan kewenangan lembaga penegak hukum (APH), sedangkan BPN sendiri tidak mempunyai kewenangan tersebut.

Baca juga: Temui Kapolri Nusron Wahid Bahas Pembongkaran Mafia Tanah

“Kami punya PPNS tapi kami tidak punya kewenangan penyidikan. Politisi Partai Golkar itu mengatakan, “Yang berwenang mengusut tetap APH, yakni penegak hukum.”

Dia mengingatkan, penerapan TPPU dalam kasus mafia tanah merupakan subjektivitas penyidik, dalam hal ini Polri.

Oleh karena itu, Nusron ingin menggandeng Polri, Kejaksaan Agung, dan Mahkamah Agung untuk menciptakan kesepahaman dalam menindak mafia tanah.

“Kalau Kapolri baik dan Ketua Jaksa baik, maka yang bisa kita kasasi hanyalah Mahkamah Agung,” ujarnya.

Baca juga: Nusron: Tidak Ada Toleransi Terhadap Mafia Tanah

Selain itu, Nusron dan Kapolri sepakat untuk mengedepankan pendekatan berbasis dialog kemanusiaan dalam menyelesaikan konflik pertanian; Jika dialog menemui jalan buntu, tindakan hukum akan diambil.

“Kami sejauh ini sepakat untuk mencoba menghilangkan atau mengurangi gesekan dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam menyelesaikan masalah ini,” kata Nusron.

“Jika menyangkut nilai eksekusi, dialog berbasis kemanusiaan terhenti akhir-akhir ini,” tambahnya.

Listyo Sigit juga menegaskan Polri mendukung penuh kebijakan pemberantasan mafia tanah yang digagas Kementerian ATR/BPN.

Ia menambahkan, segala bentuk penggunaan lahan secara ilegal, apalagi yang tidak mengatasnamakan negara, akan ditindak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Yang jelas kalau melawan hukum perlu ada tindakan, tapi akan diadakan rapat khusus khusus untuk masalah ini, kata Sigit. Dengarkan berita terkini dan berita kami pilih langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *