Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Orangtua Diminta Perhatikan Waktu Pemberian Teh pada Anak - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Kesehatan

Orangtua Diminta Perhatikan Waktu Pemberian Teh pada Anak

KOMPAS.com-Orang tua diimbau berhati-hati dalam memberikan teh kepada anaknya, karena dapat berdampak buruk bagi tumbuh kembang anak.

Read More : Agar Asam Lambung Tak Kambuh, Hindari 6 Makanan Lebaran Ini

Dokter Spesialis Anak Universitas Indonesia Dr. Ria Yoanita Sp.A menyarankan para orang tua untuk memperhatikan saat memberikan teh dan jumlahnya untuk memastikan anak tidak minum teh terlalu banyak.

Menurutnya, anak seringkali tidak mau makan setelah minum teh, padahal teh tidak mengandung zat gizi makro yang diperlukan untuk tumbuh kembang.

“Kekurangan zat gizi makro seperti karbohidrat, protein, dan lemak serta kaya akan mineral. Berbahaya bagi anak yang membutuhkan nutrisi lengkap untuk tumbuh dan berkembang,” tulis Rhea di Antara, Jumat (11/). 10/2024).

Baca juga: Mengapa Anak Tidak Boleh Minum Teh? Inilah faktanya…

Selain itu, polifenol dan asam fitat yang terkandung di dalamnya menghambat penyerapan zat besi sehingga meningkatkan risiko defisiensi pada anak.

“Teh mengganggu penyerapan zat besi sehingga membuat anak rentan mengalami anemia defisiensi besi yang menyebabkan penambahan berat badan, yang akan semakin parah seiring berjalannya waktu jika tidak segera ditangani,” kata Rhea.

Baca Juga: Resepnya Viral, Dokter Anak Jelaskan Kapan Bayi Anda Boleh Minum Teh

Read More : Tren Perawatan Kulit, Pelembap Wajah dari Lemak Sapi

Oleh karena itu, teh sebaiknya tidak dikonsumsi bersama makanan dan tidak boleh diminum saat makan.

Teh mengandung stimulan bernama kafein, teobromin, dan teofilin yang membuat anak lebih aktif dan mengantuk, kata Rhea.

Selain itu, teh bersifat diuretik sehingga anak akan lebih sering buang air kecil jika terlalu banyak minum teh.

Rhea mengingatkan, teh kemasan sebaiknya tidak diberikan kepada anak-anak karena mengandung banyak gula. Minuman dengan kandungan gula tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya obesitas. Dengarkan berita terkini dan cerita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *